Story of The Blacksuit 1

Warning: Tulisan ini akan sangat panjang jadi aku akan menjelaskan rinciannya kepada kalian. So, gini, comeback Super Junior kali ini bagi aku pribadi sangat special banget. Banyak sekali momen luar biasa yang terjadi selama proses pembuatan album “PLAY”, maka dari itu aku akan membaginya menjadi 2 bab besar Blacksuit Part dan One More Chance Part. Tolong dicatat pembagian bab ini bukan untuk membahas OMC dan Blacksuit secara terpisah, tetapi hanya sekedar penamaan saja karena album SJ kali ini memiliki 2 versi album yakni OMC dan Blacksuit. Blacksuit Part sendiri akan berisi short words seputar 12 tahun perjalanan Super Junior, sedangkan One More Chance Part akan dibagi menjadi beberapa sub bab kecil untuk lebih memudahkan kalian membaca dan memahami alurnya. Khusus sub bab-nya silahkan lihat detailnya di full article nanti. Dengan pembagian ini, aku berharap arah tulisan akan lebih mudah dipahami. So, let’s started… 

Super Junior X ELF ~~~ PLAYYY!!!


ONE MORE CHANCE PART

Super Junior baru saja merilis album terbarunya “PLAY” 4 hari yang lalu. Cukhaederimida! (Leeteuk style). Udah pada stream ‘kan? Iya…belum. Mwo? Masih ada yang belum stream juga? Buruan pergi sono deh, stream sekarang juga, nggak mau tahu, harus stream (mode nyuruh2). Hey…I don’t mean anything okay, forget it. We will making fun time here. Don’t worry.

By the waySuper Junior udah segini tuanya ya, kita (ELF) tentu saja turut menua bersama (we aren’t vampire). Dari 12 tahun perjalanan Super Junior, tentu tidak setiap dari kita berdiri bersama mereka sedari awal. Aku sendiri berdiri bersama mereka baru 5 tahun 6 bulan saja (katakan aku turut larut dalam euforia SS4 Indonesia 2012 lalu). Mungkin kalian pun sama, ada yang berdiri sedari awal, pergi sebentar, kembali lagi, pergi selamanya, atau pun datang baru-baru ini. Tidak masalah. Tidak ada keharusan untuk bersama sedari awal. Mulailah kapan pun kalian ingin, tetapi jika bisa berdirilah sampai akhir. Meski sekali lagi tidak ada keharusan juga untuk itu. Hanya saja, akan sangat menarik jika kita bisa terus bersama hingga nanti. So, sebisa mungkin ayo tetap bersama dan…

Selamat Ulang Tahun untuk yang ke-12 tahun Super Junior. We love you ♥♥.

Sudah terlalu panjang ya, jadi ayo berjalan ke topik selanjutnya.


BLACKSUIT PART

Tentang Album “PLAY”

Untuk album terbaru kali ini, seperti biasa, Super Junior memilih merilis full album seperti sebelum-sebelumnya (mereka sempat terpikir untuk merilis mini album soalnya). Album ini memiliki 2 versi album, Blacksuit dan One More Chance yang di dalamnya termuat 10 lagu yaitu…

  1. Blacksuit (tittle track)

Lagu ini lagu favorit aku di album “PLAY”. Sejak pertama kali denger demo Eng ver dari lagu ini aku udah jatuh cinta. Saat itu aku langsung terpikir mereka pasti bakal memilih lagu ini juga, karena hanya lagu ini saja yang menciptakan respon serentak di wajah mereka, dan ternyata di kemudian hari dugaan aku terbukti. Selain itu, Eunhyuk oppa juga yang menulis lirik untuk korean version-nya. Sebetulnya sudah ada yang menulis lirik koreanya, tetapi karena nggak puas, sama dia di tulis ulang deh itu lirik dan ternyata jadinya lebih bagus. Hal itu berlaku juga untuk track ke-2 Scene Stealer. Oh ya, penulis lagu ini orang Denmark.

  1. Scene Stealer

Kalau ini agak unik. Waktu denger demo Eng ver dari lagu ini aku nggak terlalu suka, tetapi begitu demo Korean ver keluar aku malah takjub karena jadinya beda banget. Bener yang SJ bilang lagu Eng ver bisa jadi sangat berbeda jika di translate ke Korean ver. Setelah aku analisis lebih jauh sebenarnya alasan ketidaksukaanku itu subjektif banget, yang Eng ver aku nggak suka suara penyanyinya dan untuk Korean ver aku pro sama penyanyi demonya. Kkkkk. Nggak jelas banget ‘kan. Habis begitu Eunhyuk sama Yesung oppa yang nyanyi, rasanya jadi Super Junior banget (iyalah, masa jadi twice banget…TT).

Yo (Whats up?) Get ready (Ok!)…

Oh ya, seperti yang udah aku bilang di review Blacksuit, lirik lagu ini ditulis sama Eunhyuk oppa juga. Alasannya agak sedikit berbeda dari Blacksuit, kalau di Blacksuit karena nggak puas, maka ini karena waktu Eunhyuk oppa nulis rap part-nya dan digabung menjadi satu kesatuan ternyata jadinya nggak match. Oleh karena itu, sekalian saja dia ubah semua lirik lagunya dan produsernya bilang hasilnya jauh lebih bagus.

  1. 비처럼 가지 마요 (One More Chance)

Ini sih nggak usah ditanya, cukup satu kata “Johayong”. Lagu ini tuh kerasa banget sedihnya, ciri-ciri pengalaman pribadi penulis (Lee Donghae, I caught you kkkkk). Ada konsep yang menyatakan bahwa “seorang penulis akan memasukkan pengalaman pribadiya ke dalam karya yang diciptakannya”. Tetapi beneran loh, dia sendiri bilang gitu di Live Vapp kemarin kalau itu pengalaman pribadinya dia. Aura-aura ditinggalin gitu aja, kayak hujan. Kkkkkk. I’m I right, Lee Donghae?

Oh ya, selain aku ada yang terpesona dengan rap part lagu ini nggak? Kalau iya berarti kalian udah terjebak bujuk rayunya National Anchovy Byun Hyuk (byuntae Eunhyuk). Jangankan kalian, Donghae aja blushing. Kkkk. Tapi ada yang lucu dari lagu ini, pas di recording time-nya Yesung, lagu ini sempat di rated 29 hanya karena satu kata “oh”. Tahu kan lirik yang “Idero bichereom gajimayo…oh”. Nah, Yesung nyanyinya terlalu sensual gara-gara disuruh ngulang berkali-kali sama Donghae yang nggak puas-puas juga. Saking terlalu banyaknya percobaan demi feeling lagu yang lebih ‘sakit”, malah sensual deh jadinya. Kehabisan pilihan soalnya. Lee Donghae sih, banyak maunya. Kkkk. Sejak itu setiap dengar lagu ini aku malah jadi pengen ketawa dibanding sedih. Sempat nangis sih pas pertama denger full lagunya tapi habis itu ya ketawa doank.

  1. Good Day for a Good Day

Yang ini simple aja, melodinya cantik dan western sekali …with you..u..u..u. Lagu ini juga masuk 5 kandidat tittle track.

  1. Runaway

Kalau nggak salah denger ada lirik soal “good on me…” gitu. Molla, aku belum baca terjemahnya tetapi mungkin lagu soal penampilan diri. Mari dikonfirmasi nanti.

  1. The Lucky Ones

Gara-gara byong…byong-nya Byunhyuk di recording time, aku sampai penasaran tingkat akut. Pikirku itu pasti point lagunya, eh…point apaan, melodi sekian detik doank juga iya. Ternyata…I’m NOT the lucky lucky lucky lucky.

  1. 예뻐 보여 (Girlfriend)

Pembuka lagunya Kyuhyun, makannya moodku terhadap lagu ini jadi terjun ke jurang. Tolong dicatat aku bukan haters-nya Kyuhyun, hanya saja beberapa waktu lalu aku sempat terlibat insiden dengan 14 fansnya Kyuhyun. Sebenarnya hanya kesalahpahaman kecil yang dikarenakan oleh ambiguitas kalimat + beragam POV yang menciptakan complicated situation, dimana akhirnya aku dituduh membully Kyuhyun dengan making fun of his body. But i’m not. I don’t mean anything. Tetapi ya gitu warganet memang sedikit sulit, mana tingkatannya internasional lagi.

Tapi yang pasti aku sudah memberi penjelasan kepada mereka dengan sikap yang aku tahan baik-baik, jangan sampai meledak, tetapi ternyata malah aku diteriakin dan dilempari beberapa kata makian dalam berbagai bahasa (Spain, English, Arabic, Vietnam, dll). Aku memberi kesempatan selama nyaris satu minggu untuk mereka menanggapi penjelasan aku, tetapi mereka malah menghindar. Aku pikir, ah mungkin aku di block, ternyata enggak, berarti mereka aja yang pengecut karena mustahil jika tidak block dan mereka tidak menerima pesanku. Namun, setidaknya dari 15 orang, ada satu yang membalas pesanku dengan pikiran terbuka, makannya hanya aku sebutkan 14 orang yang berkonfrontasi.

Sudah aku beri penjelasan, tidak ada tanggapan, ya sudah, yang paham pesanku bukan pesan berisi pembullyan saja ada ratusan. Kenapa harus khawatir. Aku block saja mereka dan semuanya selesai…secara teknis, tetapi apa yang mereka perbuat tidak bisa terlupa begitu saja bahkan setelah 2 minggu lamanya. Akibatnya aku jadi benci banget denger nama Kyuhyun disebut dengan alasan apapun itu. Mungkin untuk saat ini Kyuhyun ditiadakan dulu. Nanti ketika dia kembali di 2019, aku berharap aku sudah melupakan segalanya dan bisa kembali seperti biasa. Ah, malah curhat lagi. Lupakan! Ayo kembali ke tujuan awal.

Jadi, bagaimana lagunya? Girlfriend itu…jenis lagu medium yang asik buat bersantai. Cantik. Bukan begitu?

  1. Spin Up!

Melodinya oke. Saudaranya tirinya Blacksuit (karena miripnya dikit aja).

  1. 시간 차 (Too late)

Ini favorit aku juga. Reff partnya cantik.

“…Naneun maebeon neujgo akkapge neol nohchyeo. Nae mameun tto Too Late…no way…”

  1. I do (두 번째 고백)

Yang ini juga favorit kkkk. Sebenarnya aku suka semua lagu di album ini. Addictive ke aku soalnya, apalagi yang “I do” ini ‘kan khusus untul ELF jadi ya makin suka (klise). Nggak gitu juga sih, lagu ini memang sudah aku suka sejak masih berupa potongan recording di SJ Returns. Selain itu, melodinya juga enak dan liriknya gula-gula. So,….

Pencapaian Album “PLAY”

Soal pencapaian, album kali ini menurut aku udah sangat bagus dibandingkan semua comeback Super Junior baik grup maupun solo selama hampir 3 tahun terakhir. Sejak pertama kali dirilis, tittle track lagu ini, Blacksuit memulai debutnya di posisi 20 melon chart dan bahkan sempat berada di  posisi 1 Soribada (sekarang no 2). Hingga hari ketiga setelah perilisan, Blacksuit masih berada di TOP 100 di semua chart musik. Give applause.

Pencapaian lainnya, album ini juga menempati posisi satu chart iTunes di 23 negara. Ini tentu jauh lebih baik dibandingkan Devil yang hanya sekitar 15 negara saja. Tidak hanya itu, penjualan album fisik “PLAY” pun menempati puncak Hanteo dengan total penjualan 106.713 copy.

IMG_20171107_091541

IMG_20171107_091618
Ini penjualan hari pertama. Sampai hari ke -3 perilisan jumlah penjualannya sudah mencapai 106.713 copy album

Berbicara tentang pencapaian, viewers youtube tentu tidak bisa diabaikan. Seperti yang kalian tahu bahwa sebelum merilis Blacksuit, SJ sempat merilis pre-release song, One More Chance. Nah, untuk OMC, MV lagu itu sudah ditonton sebanyak 1 juta kali hanya dalam 7 jam saja, sedangkan Blacksuit berhasil ditonton 2,9 juta kali dalam 24 jam. Sedikit tentang Blacksuit, aku nggak tahu pasti dalam berapa jam MV itu berhasil ditonton sebanyak 1 juta kali karena viewers youtube-nya sempat frozen selama lebih dari 6 jam dan karena bete, aku tinggal tidur deh. Nyebelin tahu because we did something but like doing nothing. Meskipun itu ter-count juga, tapi ‘kan nggak kelihatan. Jangan lupakan konsep zaman ini no pic = hoax. Jadi, kalau nggak bisa dibuktikan yang nggak bakal dipercaya. Sekarang sih nggak perlu khawatir karena udah nggak frozen lagi dan MV blacksuit sudah ditonton lebih dari 5  juta kali. So, keep streaming guys.

11
Blacksuit MV
1111
One More Chance MV

Oh ya, tentang pencapaian ini aku memiliki beberapa hal untuk dikatakan. Selama 5 tahun 6 bulan bersama Super Junior rasanya baru kali ini aku melihat ELF melakukan hal yang sangat luar biasa. Bukan berarti tidak dengan yang dulu-dulu, kalau mereka nggak kerja keras mana bisa SJ sukses besar di zaman itu ‘kan. Tetapi begini, yang membuat ini keren adalah karena situasinya yang sangat berbeda sekali dibanding dulu, dimana Super Junior hari ini bukanlah toko baru yang sedang naik daun, tetapi hanya toko lama yang tetap memiliki pengunjung setia mereka. Disisi lain toko-toko baru terus bermunculan dan tidak bisa dipungkiri bahwa kemunculan itu berarti terciptanya pilihan-pilihan baru yang mungkin lebih baik dan lebih menarik. Lalu melihat ELF yang masih setia dengan toko lamanya, itu luar biasa. Selain itu, ELF juga jauh lebih dewasa dalam menanggapi berbagai masalah. Salah satu yang klasik tentu fanwar ya, kemarin sempat ada seseorang yang menulis kalimat provokasi seperti ini “SVT (Seventeen) making comeback in the same time and will destroy Super Junior”.

Kalau itu terjadi di waktu lampau mungkin kebanyakan ELF akan menanggapinya dengan meledak-ledak, tetapi hari ini mereka jauh lebih tenang dan tidak mudah terpancing apalagi mengumbar kebencian. Itu sangat menarik untuk aku karena ternyata dengan menciptakan situasi positif maka akan diperoleh hasil yang positif juga. Akhir-akhir ini juga mereka (ELF) terus menebarkan cinta dan itu menjadikan streaming hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Hati juga menjadi jauh lebih ringan dan kita bisa merasakan kebahagiaan meski hasilnya tidak sebaik yang kita harapkan. Harusnya sejak Devil udah gitu ya, but It’s okay for #Too Late, now we are not. Itu hari lalu, fokuskan saja ke hari sekarang. Fighting!

See you on the second part…

 

Queendya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s