Gara-Gara Pak Anies Jadi Gubernur Part 1 feat Winner (위너)-Bandal Chingu (반달친구)

Ada yang mengatakan kalau sebagai blogger (*uhukk) rasanya nggak afdol gitu kalau nggak bahas soal perebutan kekuasaan di DKI Jakarta baru-baru ini. Baru beberapa minggu lalu tepatnya. Iya aku tahu I’m late, tetapi itupun beralasan. Saat itu lagi panas-panasnya situasi di media dan dengan mempertimbangkan orisinalitas, citra, begitu juga kepemilikan maka aku memilih untuk menunda perilisan karena ditakutkan artikel ini akan turut disalahgunakan (*sok terkenal padahal enggak) dalam pertarungan media. Itu alasan (sok) politis saya.

So, Pak Anies jadi Gubernur…

Hmm…Sebenarnya aku punya kecintaan yang sama dengan beliau, pendidikan. Bedanya beliau jelas sudah banyak berkontribusi untuk pendidikan Indonesia, sedangkan aku…yah, aku ingin terjun juga. Sudah mencoba sekali bersama IYOIN, dan aku ingin sekali lagi, sekali lagi, dan sekali banyak lagi.

Kita semua tentu tahu bahwa Pak Anies adalah pelopor gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan ini bertujuan untuk mengirim guru-guru terbaik Indonesia ke pelosok-pelosok pedalaman untuk mengajar. Aku punya cerita dimana aku pernah berjumpa dengan salah satu pengajarnya karena kebetulan tempat tinggal aku di pelosok juga dan kebetulan lainnya, Indonesia Mengajar mengadakan suatu kegiatan disana. Pengajar yang aku temui itu orang Jakarta, kami sempat mengobrol sesaat dan impresive banget untuk aku. Suatu perasaan yang sama bahwa aku ingin melakukan sesuatu juga untuk Pendidikan Indonesia.

Selain pelopor Gerakan Indonesia Mengajar, Pak Anies juga sempat menjabat sebagai Menteri Pendidikan, sebelum akhirnya diberhentikan setelah menjabat selama 20 bulan. Jujur aku masih nggak paham kenapa beliau turut di reshuffle, sedangkan prestasi yang telah beliau raih selama menjabat sangat banyak. Ini track record beliau selama menjadi Menteri Pendidikan. You can check it by yourself to make sure. I will give you the link.

Ujian Nasional (UN)
Kurang lebih setelah 11 tahun diadakan di Indonesia dan menimbulkan banyak scene kesurupan, akhirnya berakhir juga. Bye bye UNAS.

Ujian Nasional berbasis komputer
UNBK untuk pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2015. Dalam waktu satu tahun, jumlahnya naik 800% jadi 60.067 satuan pendidikan (sumber: pandji.com).

Indeks Integritas Ujian Nasional
Memalukan untuk dibicarakan tetapi begitulah adanya, wajah pendidikan Indonesia yang diliputi rasa takut berlebihan. Sejak 2015 untuk pertama kalinya apresiasi diberikan kepada sekolah-sekolah yang menjunjung tinggi integritas.

Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada 17 juta siswa secara tunai. Angka itu kemudian meningkat pada 2015 yang mencapai 19 juta siswa.

Penumbuhan Budi Pekerti
Jujur baru sadar kalau upacara wajib sempat tidak diwajibkan. Namun sekarang sudah kembali diwajibkan lagi begitu juga aturan tambahan seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi, dan membaca buku non-pelajaran selama 15 menit. Ini sebenarnya agak lucu ya, kalau aku yang sekolah mungkin aturanya harus berubah menjadi “wajib membaca buku pelajaran selama 15 menit”. Hahaha. Tetapi keren deh Pak Anies. Jadi ingat Indonesia di Era Hindia Belanda dulu yang tingkat keberagaman bacaannya sangat tinggi dan diwajibkan.

Menjadikan Sekolah lebih aman
Sekolah merupakan tempat yang cukup menakutkan sebenarnya, pembullyan, pelecehan dan banyak sekali kasus yang sudah kita dengar beberapa tahun terakhir ini. So, melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 82/2015: membentuk gugus anti-kekerasan di sekolah dan mewajibkan pemasangan papan informasi berisi nomor-nomor penting. Publik bisa langsung melaporkan bila ada kasus kekerasan di sekolah melalui http://sekolahaman.kemdikbud.go.id.
(sumber: pandji.com)

Belajar bersama Maestro
Kalian suka seni dan budaya? Ini kesempatakan kalian untuk belajar bersama para ahlinya.

Belajar bersama mentor
Kesempatan emas bagi ketua OSIS terpilih untuk tinggal selama seminggu dan belajar langsung dari orang-orang hebat dari berbagai latar belakang.

Mengatasi peredaran buku liar di sekolah

Masih ingat dengan kasus buku-buku sekolah yang dikatakan sesat? Yang kalau tidak salah berlabel BSE. I don’t remembered enough. Tetapi seingatku itu yang luamayan hits. Maka dari itu Anies Baswedan mewajibkan buku memuat profil lengkap penulis untuk mendorong si penulis bertanggung jawab atas apa yang ditulisnya. Tentu ini sangat penting karena sekolah selalu dilabeli dengan kepercayaan. Apa jadinya jika ada hal yang melenceng dan karena itu sekolah maka itu dianggap benar.

Keluarga Sebangsa
Kayaknya program ini berdasar bukunya Pak Anies sendiri deh – Tenun Kebangsaan. Mungkin kalian pernah baca juga, buku yang covernya merah putih dengan gambar orang yang saling bergandengan tangan (Correct if I’m wrong). Jadi untuk olimpiade yang diadakan kemendikbud, para peserta tidak menginap di hotel tetapi di rumah warga sekitar untuk mewujudkan keakraban. Wow! Nice

Guru Garis Depan (GGD)
Cukup aneh ketika kita melihat banyak sekali lulusan perguruan tinggi di jurusan keguruan bingung mencari pekerjaan, tetapi pada kenyataannya banyak sekali sekolah yang kekurangan guru. Termasuk sekolah dimana mama-ku mengajar. Ada apa dengan lulusan-lulusan tersebut? Maka ini dia progam pemerataan guru untuk menghandle penyebaran guru yang tidak merata dengan mengirimkan guru-guru terbaik Indonesia hingga ke pelosok negeri untuk mengajar.

Program Sekolah Garis Depan
Membangun sekolah-sekolah di terdepan, terluar dan terpencil dengan sarana dan prasarana yang baik,  dengan mengadopsi budaya kearifan lokal dan model pendidikan di abad 21 (sumber: pandji.com).

Baju Adat sebagai baju kerja
Program ini telah diterapkan selama Pak Anies menjabat demi mewujudkan rasa Cinta Tanah Air. Sekarang sudah dihapus sepertinya. Aku belum lihat lagi sekarang.

Penghapusan Masa Orientasi Siswa (MOS) dan Perploncoan.
Mungkin ini mimpi buruk banyak orang termasuk saya. Puji tuhan karena kegiatan yang menurut saya bodoh ini akhirnya dihapuskan. Muak telinga ini disuguhi berita kekerasan hingga kematian selama MOS.

Larangan merokok di lingkungan sekolah
Ini sebuah aturan dimana sekolah dilarang disponsori perusahaan rokok. Apa gunanya memberi peluang belajar yang akhirnya akan dirusak juga.

Gerakan Orang Tua di Hari Pertama Sekolah
Mengajak orang tua untuk terlibat aktif dalam pendidikan anak dengan mengantar anak di hari pertama mereka sekolah. Di sekolah, orang tua berkenalan dengan guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidikan untuk kepentingan pendidikan anak mereka. Jutaan orang tua di berbagai daerah terlibat dalam kegiatan ini. Dan bahkan didukung oleh sejumlah kementrian yang akhirnya mengirimkan surat edaran mengijinkan jajarannya untuk mengantar anak ke sekolah (sumber: pandji.com). Sebenarnya ini sangat sederhana, tetapi akupun pernah mengalami itu dan memang timbul perasaan lain ketika kita diantar di hari pertama sekolah. I think it’s nice.

Kawah kepemimpinan pelajar
Membangun para ketua OSIS SMP dan SMA dari seluruh Indonesia untuk menjadi pemimpin muda penggerak perubahan positif yang punya integritas dan memiliki semangat anti korupsi (sumber: pandji.com).

Pengayaan kosa kata Bahasa Indonesia 
Daripada menambah kosa kata alay macam “Ea” dan “Qu Puchienq”, Anies mengajak publik untuk lebih aktif dalam pengayaan kosa kata bahasa Indonesia lewat app “Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia” yang bisa diunduh di Android dan Ios Store (sumber: pandji.com). Akhirnya ada yang menyuarakan pikiran aku. Ini topik tata bahasa, sering aku bahas sama teman-teman aku yang udah pada nerbitin buku. Saya menyusul. Amin.

Ejaan Bahasa Indonesia 2016
EBI bukan udang loh ya, tetapi Ejaan Bahasa Indonesia yang diresmikan untuk menggantikan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang telah berlaku sejak 1972. Aku punya cerita miris, tetapi  lucu juga soal EBI ini. Jadi ternyata banyak teman aku di Kampus yang nggak tahu soal pergantian ini. Aku pernah protes ke temanku “Kok bisa pada nggak tahu ya?”. Terus sama teman aku dibales gini “Kan setiap orang nggak selalu harus tahu (Aku lupa kalimat persisnya gimana, tetapi kurang lebih seperti itu). Dalam hati aku pikir, konyol juga. Ngakunya anak Teknik, tiap hari nulis laporan, bikin PKM juga, gaya pula tapi begitu EYD digantikan oleh EBI pada nggak tahu *lah. Terus situ nulis masih EYD gitu. Al-Fatihah.

Kamus Besar Bahasa Indonesia IV dalam jaringan
Mengembalikan hak publikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia IV Dalam Jaringan setelah sebelumnya dipegang penerbit swasta (sumber: pandji.com).

Uji kompetensi guru
Untuk pertama kalinya, 3 juta guru mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG). Langkah ini menjadi langkah awal untuk pemetaan kualitas guru dan menjadi bahan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia (sumber: pandji.com). Mama-ku ikut ini juga dan jadi berkesan untuk aku karena, beliau bilang stress banget. Semangat Mami. Saranghae.

Keuangan Bersih
Dalam rangka mencanangkan praktek bebas korupsi di Kemdikbud, dijalankan program pembangunan zona integritas. Capaian kemdikbud, adalah pemangkasan anggaran pada 2016, Kemendikbud berhasil menghemat anggaran sebesar Rp 6,5 Triliun. Secara berturut-turut pula Kemendikbud selama tiga tahun (2013, 2014, dan 2015) mendapatkan status Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Dan mendapatkan apresiasi ICW agar WTP dalam laporan keuangan pendidikan bisa juga dicapai oleh pemerintah daerah dalam laporan pendidikannya (sumber: pandji.com)

Lelang Terbuka Jabatan
Memastikan proses berjalan secara baik dengan pengangkatan eselon I melalui lelang terbuka jabatan untuk para pegawai internal Kemendikbud. Sebelumnya, rata-rata eselon I Kemendikbud diambil dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, untuk pertama kalinya Direktur Jenderal Kebudayaan adalah seorang budayawan dan bukan yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) (sumber: pandji.com).

Anggaran
Pada 2015 penyerapan anggaran Kemendikbud berada di 3 besar dari 10 K/L dengan anggaran terbesar, yaitu 93,4% (sumber: Pandji.com).

Unit layanan terpadu
Menyatukan 50 unit layanan yang terpencar di beberapa unit Kemendikbud sehingga menjadi lebih terintegrasi. Selain itu juga berhasil memecahkan 5.000 jenis laporan menjadi nol laporan dalam waktu satu bulan (sumber: Pandji.com).

Neraca Pendidikan Daerah (NPD)
Ini salah satu yang terpenting tapi orang jarang tahu. Karena sebenarnya ini mengembalikan akuntabilitas praktek pendidikan oleh Pemda. 15 tahun setelah otonomi daerah, Kemendikbud membuka data kinerja pengelolaan pendidikan semua daerah di Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten/kota sampai provinsi. Melalui NPD pula masyarakat bisa mengetahui dengan detail segala hal tentang pendidikan, misalnya angka ujian nasional, jumlah sekolah rusak, kualitas guru, sampai anggaran pendidikan daerah. Publik bisa mengakses semua data NPD melalui http://npd.data.kemdikbud.go.id (sumber: Pandji.com).

Membuka Data Pendidikan
Halaman yang berisi informasi lengkap tentang kondisi pendidikan dan kebudayaan di setiap daerah yang bisa diakses lewat http://jendela.data.kemdikbud.go.id (sumber: Pandji.com).

Sekolah Kita
Situs yang dapat membantu orang tua memilih sekolah untuk anak-anaknya. Saya belum punya jadi…http://sekolah.data.kemdikbud.go.id

Membuka Kanal Pengaduan
Masyarakat kini bisa mengadukan secara langsung masalah-masalah pendidikan melalui jalur yang aman dan responsif:https://sahabat.dikbud.kemdikbud.go.id: untuk melaporkan kondisi jalan atau jembatan rusak menuju sekolah.
https://sekolahaman.kemdikbud.go.id: untuk melindungi siswa, guru, dan tenaga kependidikan dari kekerasan yang terjadi di sekolah.
https://laporpungli.kemdikbud.go.id: untuk melaporkan pungutan liar yang terjadi di sekolah (sumber: pandji.com).

Pelibatan Publik
Mengajak masyarakat untuk lebih terlibat dalam keputusan keputusan penting Kemendikbud, mulai dari desain gagasan, penyusunan regulasi, sampai pelaksanaan. Mereka ini tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil untuk Transformasi Pendidikan (KMSTP), yang terdiri dari gabungan berbagai lembaga, misalnya: Indonesian Corruption Watch (ICW) (sumber: pandji.com).

Guru Pembelajar
Pelatihan guru yang merupakan tindak lanjut dari UKG.

Residensi Penulis
Dana hibah untuk penulis Indonesia agar bisa terus berkarya dengan maksimal tanpa pusing dengan masalah finansial. Kok saya tersentuh ya. Semangat berkarya penulis Indonesia.

Penerjemahan buku Indonesia ke bahasa bahasa Internasional
Salah satu bentuk diplomasi budaya Indonesia ke dunia luar. Bagi aku ini penting sekali. Aku pernah memposting tweet tentang buku karya Pramoedya Ananta Toer. Buku beliau yang Bumi Manusia sudah di terjemahkan ke banyak bahasa di 35 kota di dunia (sumber: Bumi Manusia). Saat itu aku nulis pakai Bahasa Indonesia, tetapi kerennya ada teman bule yang like tweet ini. Artinya dia tahu buku ini juga.

Registrasi Benda Cagar Budaya
Pencapaian 2015 yang melebihi target: 10.000 lebih benda cagar budaya teregistrasi, sebelumnya ditargetkan hanya 3.000 (sumber: pandji.com).

Direktorat Pendidikan Keluarga
Pembentukan Direktorat Pendidikan Keluarga merupakan bentuk konkret perhatian terhadap pendidikan keluarga. Program utama direktorat ini adalah mengajak dan mendorong orang tua untuk lebih terlibat dalam pendidikan anak. Ini sering diprotes karena katanya pemerintah ikut campur urusan orang tua. Padahal, banyak sekali orang tua yang tidak terlibat dalam tumbuh kembang anaknya. Dampak sosialnya kepada kita semua juga (sumber: pandji.com).

Orang tua itu perannya penting banget teman-teman. Aku pernah nonton acara reality show China tentang anak-anak TK, Korea juga. Yang Korea itu acarannya Winner (Bandal Chingu/Halfmoon Friends). Uhh…itu…Seungyoon oppa, Seunghoon oppa. Oh may goodness. Suami idaman serius. Oke-oke, handle Widya, handle please.

Jadi, di acara ini member Winner harus jadi guru TK gitu dan sangat riil sekali. Ada misalnya kunjungan ke rumah orang tua murid, catatan evaluasi dari orang tua dan guru, pelajaran tata krama, seni dan banyak lainnya. Nah, ada sekitar 10 anak kalau nggak salah dan tiap-tiap anak problemnya berbeda-beda. Ada yang membentengi diri dengan mengatakan tahu, meskipun dia tidak tahu karena selalu diejek bodoh oleh saudara kandungnya sendiri. Ada juga yang kasar karena orang tuanya yang harus berbagi kasih sayang dengan saudaranya yang banyak sehingga dia, istilahnya kurang kasih sayang. Ada yang selalu ditinggal bekerja ayahnya sampai jarang sekali bertemu, ada yang ditinggal pergi ibunya dan banyak lainnya. Sedih ya, aku juga ikutan nangis pas nonton acara ini terutama untuk salah satu anak, aku lupa namanya. Dia ditinggal pergi ibunya dan ayahnya nggak peduli lagi, akhirnya dia tinggal dengan Haraboeji (kakek) dan Halmoeni (nenek). Kadang aku suka mikir gimana kalau kakek dan neneknya pergi, dia harus kemana, hidup dengan siapa. Yah, I feel sadly. By the way, ini topiknya kok jadi gini sih. Oke itu mungkin gambaran kecilnya. So, let’s just ended here.

Visioning
Pelatihan untuk semua pegawai Kemendikbud yang berisi informasi kegiatan atau program prioritas kementerian, supaya mereka mengetahui semua detail kegiatan utama kementerian (sumber: pandji.com).

Simposium Pendidikan Nasional
Mempertemukan guru guru inovator dan kreatif agar saling belajar dan bertukar pengalaman. Sebanyak hampir 1.000 guru terlibat aktif dalam simposium ini (sumber: pandji.com).

Sekolah aman asap
Membuat sistem yang murah dan mudah diterapkan di sekolah sekolah yang terkena bencana asap , atau sekolah yang rentan terkena polusi asap. Hal ini juga termasuk dalam memberikan kelonggaran jadwal UN kepada daerah yang terkena bencana asap (sumber: pandji.com).

Lintasan beresiko bagi pelajar
Meski infrastruktur bukan urusan dan kewenangan Kemendikbud, Anies mengajak publik untuk lebih peduli dengan melaporkan kepada kementerian bila di lintasan utama menemukan jalan/ jembatan berisiko dan bisa menghambat siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, banyak daerah yang lebih aman untuk dilintasi anak-anak dan tenaga pendidik. Salah satunya dengan membuka kanal pengaduan di poin 30 tadi (sumber: pandji.com).

Revisi Kurikulum 2013

Masih ingat Kurikulum 2013 (K3) yang sempat viral di Indonesia karena muatan   kontroversial yang dibawanya? Ya, kurikulum yang sempat direncanakan akan selesai diterapkan pada 2020 akhirnya dicabut. Aku termasuk yang kontra dengan kurikulum ini dikarenakan everything isn’t ready yet and they just pulled out. My mom is a teacher and she know everything like how hard is this because everything isn’t ready to do.

Melihat pencapaian Pak Anies di atas tentu pemecatan beliau menjadi tanda tanya besar untuk aku. Kenapa? Atas pertimbangan apa?

Tetapi tak apalah, beliau sekarang terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta. Saya sangat mendukung. Dari dulu hingga sekarang Pemerintah itu hanya berfokus pada Sumber Daya Alam Indonesia saja. Mereka lupa bahwa sumber daya, sumber daya itu baru dapat diolah dengan baik jika diiringi dengan pembangunan manusianya. Sepertinya pemerintah lupa dengan hal tersebut. Coba kita lihat bagaimana tidak berkarakternya orang Indonesia bahkan hingga tingkatan akademisi sekalipun, rasanya sama saja. Saya sering banget nulis tentang ini bahwa Indonesia harus berubah manusianya. Itu kunci perubahan besar untuk Indonesia jika kita masih berharap akan perubahan. People is real problem in Indonesia. Nah, salah satu cara membangun manusia adalah dengan Pendidikan. Ini kunci utama yang aku tahu dan itu adalah program utama di kampanyenya Pak Anies.

Itu alasan terbesar aku mendukung beliau, jadi bukan karena murni beliau muslim tetapi karena memang programnya yang menjawab kegelisahan aku. Saya bukan warga Jakarta. Satu yang aku yakini jika memang nanti itu terlaksana bukan tidak mungkin daerah-daerah lain di Indonesia akan mengikuti langkah sukses tersebut.

Kedua, saya suka banget transportasi umum yang bekerja sempurna. Ada yang mengatakan bahwa bangsa yang keren adalah bangsa yang menyediakan transportasi dan trotoar yang baik bagi warganya. Saya ingin Indonesia bisa melakukan hal yang sama. Kenyamanan berjalan kaki, oh betapa rindu hati ini. Untuk mewujudkan hal itu, Pak Anies menawarkan OKOTRIP. Ini tiket sekali jalan seharga 5000 rupiah dan terintegrasi antara Trans Jakarta, bus maupun angkot (nanti akan di buat sistem Trans Jakarta juga).

OKOTRIP

sources: pandji.com

Aku pikir ini menarik karena BST (Bus Rapid Trans) tidak bisa melayani secara total karena ukuran busnya yang besar, sekitar 10 meter panjangnya kalau tidak salah. Jakarta konturnya aneh dan berantakan, banyak gang sempit. Trans Jakarta tidak akan bisa memenuhi itu, maka dari itu Pak Anies memilih untuk mengintegrasikan moda transportasi angkot dibanding memusnahkannya. Jika ditilik lagi angkot itu ada karena kebutuhan dan itu hal yang suite dengan kontur Jakarta yang aneh tadi. Ketika sistem berubah dan disesuaikan dengan Trans Jakarta maka itu akan menjadi inovasi yang baik. Sopir angkot terayomi, nggak perlu ngetem, kebut-kebutan atau tindakan-tindakan bangsat lainnya.

image4-3-608x1024

source: pandji.com

Program yang sama juga ada di kota Surakarta. Aku baca berita beberapa waktu lalu tentang integrasi antara BST dan angkot ini. Yang di Surakarta bahkan angkotnya sudah di cat seperti Batik Solo Trans dan siap pakai, tetapi apakah sudah mulai beroperasi atau belum, aku kurang tahu. Mungkin bisa kalian cek sendiri.

Selain dua program di atas, masih banyak program lainnya. Aku ingin menulis semuanya tetapi ini sudah 2757 kata dan itu udah puanjang banget. Yang ada kalau aku lanjutin, kalian ngiler ketiduran entar. So, untuk Pak Basuki saya bahas di next part saja ya. Bye…

Advertisements

One thought on “Gara-Gara Pak Anies Jadi Gubernur Part 1 feat Winner (위너)-Bandal Chingu (반달친구)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s