Cerita tentang Mark, Jinyoung, dan Qs. Al-Alaq:1-5

Masih ingat banget, dulu waktu masih belajar bahasa inggris mentor aku bilang, jika kamu ingin cepat menguasai bahasa asing maka buat suasana belajarmu seakan-akan kamu berada di negeri asing dimana bahasa itu berasal. Jadi, semacam menghayal, membangun imajinasi dan itu keren banget. Tetapi akhir-akhir ini ada terlalu banyak hal yang menumpuk dipikiran aku, sampai-sampai moodku untuk melakukan apapun yang biasanya show up jadi drop out. Liburan kemarin justru semua berjalan optimal sampai aku sendiri pun takjub gitu, tetapi begitu aku balik untuk masuk kuliah, semuanya jadi kacau berantakan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kuliah…yeah. Like that. I tell you.

Nah, setelah sekian lama aku berusaha membangun moodku kembali, akhirnya hal itu mulai tercapai di bulan ini dan itu karena someone, Mark. Okay, jadi Mark ini merupakan salah satu member GOT7 yang berasal dari LA. GOT7 ini sendiri memiliki member yang berasal dari empat negara berbeda yakni Hongkong, LA, Thailand dan sisanya Korea.

195559460_kmi_5796
Mark who speaks Korean like English

Lalu apa sih spesialnya Mark? Lupakan kalau dia itu ganteng banget, poin plusnya Mark itu, dia orang yang open minded, keren, dan international banget karena pernah tinggal di empat negara berbeda yakni Brazil, Paraguay, LA, dan sekarang Korea. Jadi begini, orang yang sering berpindah negara, untuk menetap atau sekedar travelling biasanya cara berpikirnya beda. Susah untuk dijelaskan tetapi itu ada di Mark and I like someone who are open minded, clever, and international feeling. Terus kenapa aku bilang dia ini keren banget, karena Mark ini sebenarnya nggak pernah melakukan hal-hal yang berhubungan dengan music sebelumnya. Sangat berbeda dengan member GOT7 lainnya yang memang sudah expert di dunia music. Nah, dia ini down to zero karo masalah music, sampai suatu hari JYP (tiga agensi besar korea) datang ke sekolahnya Mark di LA untuk melakukan audisi. Karena dorongan seseorang Mark akhirnya mengikuti audisi ini dan lolos. Hebatnya dia belajar dari nol tentang semua hal di bidang music setelah dia datang ke Korea. Trainingnya cukup lama yakni 3,5 tahun. Tetapi mengingat dia yang memulai segalanya dari nol, aku kira waktu sekian masih cukup pendek.

tumblr_nmvj48jxqs1townovo1_500
GOT7 Mark Tuan Yi-Eun

Coba bayangkan, dalam waktu 3,5 tahun Mark bisa dance dengan sangat baik, acting dengan baik,  dan bisa martial arts atau bisa di bilang dia ini lead martial artsnya GOT7. Dia bisa menyanyi, bisa berbahasa korea dan mandarin, dan ini yang paling penting dari seorang musisi tapi nggak semua musisi bisa, nyiptain lagu. 3,5 tahun, memulai dari nol dan bisa menguasai semua hal dengan sangat baik. Keren nggak dia? Ini loh yang aku maksud tentang international feeling yang ada di Mark. Dia ini kalau masalah menyesuaikan diri, bisalah dibandingkan sama anak-anak diplomat yang sama-sama hobi pindah negara. Uniknya lagi, karena sering pindah negara yang beda bahasa, Mark ini punya logat yang khas ketika berbicara bahasa selain inggris, misal ketika dia berbahasa korea. Cara dia mengucapkan bahasa korea itu sama dengan bahasa inggris sehingga…apa ya… bayangin aja deh kalau bahasa korea dibaca ala inggris. Yeah, I don’t know how to speak it but that really cool one. His accent is unique unik.

Beda Mark, beda juga dengan Jinyoung. Sama seperti Mark, Jinyoung ini juga membernya GOT7 dan asli Korea. Hanguk saramieyeyo. Lalu apa spesialnya Jinyoung dibandingkan Mark? Begini, kalau Mark mungkin daya tariknya karena international feelingnya itu, nah kalau Jinyoung ini menarik karena kita punya hobi yang sama, baca buku. Oke! Mungkin itu terdengar membosankan tetapi itulah kerennya Jinyoung.

large
GOT7 Jinyoung

Saat pertama lihat Jinyoung, ada feeling pengen lirik Jinyoung terus, tapi nggak tahu kenapa bisa gitu. Sampai kemudian aku tahu kalau dia ini hobi banget baca buku. Pantes. Biasanya kalau aku suka dengan sesuatu hal pasti ada sesuatu di orang itu yang bisa dipastikan bakal match sama aku, dan karena Jinyoung punya itu makannya sejak pertama lihat ada feeling yang beda. I know it’s sounds cheesy but that is the fact. Okay!

Sebenarnya dari cara dia berbicara saja udah ketahuan kalau dia ini suka baca buku. Hati-hati, pilihan katanya nggak biasa aja, dan kalimatnya sounds like books. Pernah di suatu acara semua member GOT7 dapat pertanyaan “kalau misal mereka jadi suami kelak, akan jadi suami yang seperti apa mereka nanti?” Tahu apa jawabannya Jinyoung, kalau nanti dia menjadi ayah maka dia ingin menjadi ayah yang suka baca buku bagi anak-anaknya. Jadi, misalnya dia punya anak, anaknya bakal tahu kalau ayah mereka suka membaca dan mereka pun akan begitu (suka membaca juga). Dan bagi Jinyoung oppa itu akan menjadi kenangan yang indah. Jinyoung oppa juga bilang kalau dengan membaca, orang akan belajar banyak hal dan akhirnya tahu banyak hal. Oh, wait, he looks so sexy, right? Damn! Hell! Pada pengen nikah ‘kan sama Jinyoung oppa? Jangan bohong!

1038-6-novel-romantis-thriller-wajib-baca-rekomendasi-dari-junior-got7
Jionyoung Oppa reading the book

Lalu buku apa saja sih yang dibaca sama Jinyoung oppa? Ada banyak genre buku yang dia baca mulai dari sastra semacam puisi, novel hingga buku-buku yang menggali tentang makna kehidupan. Selain suka membaca, Jinyoung oppa ini juga cukup serius orangnya dan dalam beberapa hal dia lebih suka sendirian. Maksudnya begini, dia suka menyendiri karena ingin fokus ketika melakukan sesuatu. Aku kira itu benar karena aku juga gitu. Ada saat dimana keramaian itu justru jadi menjengkelkan dan akan sangat baik untuk menyisihkan waktu sendiri. Fokus itu penting karena akan berpengaruh pada hasil akhir dari suatu hal yang kita lakukan. Dan karena untuk aku, fokus itu adalah ketika aku sendiri maka banyak hal yang aku lakuin sendiri, bahkan untuk belajar pun aku lebih suka self-study. Nah, efek sampingnya, biasanya kita akan kuat di pemikiran. Artinya kamu nggak akan mudah terbawa pemikiran orang lain. Semacam punya pendirian gitu. Aku nggak bilang bahwa aku paling baik, tetap aku harus selalu belajar dan belajar karena belajar itu probably has no ending. Longlife learning. Cuma biasanya orang akan menganggap kita aneh. It’s okay karena apa yang aku lakukan juga bukan untuk dapat pujian atau something dari orang lain. Jadi ya, terserah mereka mau berpikir apa tentang aku.

Kembali ke Jinyoung oppa. Menurut aku kebiasaan baiknya Jinyoung oppa ini (membaca) harus dicontoh oleh kita teman-teman karena buku adalah sumber ilmu. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika tidak ada buku di dunia ini? Bagaimana orang akan belajar? Makannya dalam islam ada kata-kata “tulisan adalah pengikat ilmu”. Maksudnya mungkin begini, jika itu sekedar ucapan maka hal itu tak akan bertahan lama. Palingan habis diomongin masuk telinga kanan keluar telinga kiri, tetapi tulisan tidak begitu. Dia akan bertahan lama. Kalau kalian belajar sejarah, ada kan museum yang isinya buku dari berabad-abad tahun yang lalu dan sekarang masih bisa kita lihat bentuk fisiknya. Itu dia buku, abadi meskipun mungkin penulisnya sudah meninggal ratusan tahun lalu.

01-reading-a-book-1
The happenies one is reading the book-Me

Nah, tentang membaca dan menulis ini telah dijelakan dalam Qs. Al-Alaq: 1-5 yang artinya adalah “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Tuhanmulah yang Maha Mulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia tentang apa yang tidak diketahuinya”. Dari ayat ini saja sudah jelas bahwa membaca adalah hal yang sangat penting. Dan membaca artinya harus ada yang menuliskannya, saling terkait. Maka dalam proses belajar, membaca dan menulis adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. So, sudahkah kamu membaca? Jinyoung oppa saja yang sibuk masih punya waktu loh untuk membaca. Masih mau beralasan bahwa kesibukan kalian di kampus yang tidak seberapa itu membuat kalian nggak punya waktu buat baca. Aku pernah dengar ada orang yang mengatakan gini “gila itu orang, baca buku sebulan sekian buku, nggak kuliah apa dia”. Kalau aja aku ini tipe orang yang nggak tahu etika. Pasti udah aku bodoh-bodohin ini orang saking kesalnya. Untungnya apa yang kita pikirkan nggak bisa langsung bersuara jadi tidak perlu ada etika yang terlanggar. So, kembali ke dua cowok ganteng di atas. Menarik nggak mereka? Mau nikah ‘kan sama salah satunya? Jangan bohong. Aku tahu kalian terpesona. Tapi aku ingetin yang mau sama Jinyoung oppa harus punya pengetahuan luas, dan pengetahuan luas salah satunya bisa didapatkan dengan membaca. Artinya yang mau sama Jinyoung oppa harus mau baca juga. Biar nggak jomplang (kalah jauh). That’s all…

Cherioo

Kiss kiss kiss

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s