Gamelan: Denting-denting Pesan dari Pelosok Pedalaman

Sayup-sayup terdengar denting logam yang saling bersahutan dengan irama klasik yang berpadu indah dengan suasana pedesaan yang asri. Suara itu berasal dari salah satu gedung sekolah dasar di sebuah pelosok pedesaan di kota Pacitan, Jawa Timur. Jika kita mencarinya di google maps mungkin mereka tak akan mengetahuinya. Jalanan berbatu adalah satu-satunya akses menuju gedung sekolah…

Diantara Lipstick, Champagne, dan Chew…Chew…Chew…Chew…Chewing Gum

Ketika dihadapkan pada sebuah pertanyaan “Apa yang paling kamu rindukan dari masa kecilmu?” Maka lagu anak-anak adalah hal yang paling aku rindukan. Saking langkanya dan sedikitnya ingatan maupun masa yang dilalui rasanya sensasi anak-anak bernyanyi sesuai usia mereka pun tak ada lagi. Punah ‘kah? Mungkin saja karena sejauh ini aku belum pernah menemui lagi lagu…

Naked…Naked…Nekad!

The Naked Traveler. Huh… Naked…NAKED?!!! JINJJA NAKED?!!! Begitulah reaksi pertama aku saat lihat review tentang buku The Naked Traveler di sebuah blog travel yang saat itu sedang memberikan rekomendasi tentang buku-buku travel yang seru dan nggak biasa. Mwoya igeo? Nah, berhubung judul artikelnya rekomendasi buku-buku yang nggak biasa maka isinya pun juga nggak biasa termasuk…

鹿晗 -勋章

  故事开始在最初的那个梦中 满天星光只因我而闪烁 我看到平凡的我也会 有一刻不普通 前方是未知 迎面是海风 塞壬的歌会诱人忘记初衷 他们说每一个风浪 都能够淹没我 * 可我会像奥德休斯一样 朝着心中的方向 哪怕众神会在彼岸阻挡 当我需要独自站在 远方的沙场 武器就是我紧握的梦想 而我受过的伤 都是我的勋章 是谁说伟大才值得被歌颂 乘风破浪后也不会一定成功 生命只能向前 坚定信念的人都是英雄 * 可我会像奥德休斯一样 朝着心中的方向 哪怕众神会在彼岸阻挡 当我需要独自站在 远方的沙场 武器就是我紧握的梦想 而我受过的伤 都是我的勋章 武器就是我紧握的梦想 而我受过的伤 都是我的成长 * 我会像奥德休斯一样 朝着心中的方向 哪怕众神会在彼岸阻挡 当我需要独自站在 远方的沙场 武器就是我紧握的梦想 而我受过的伤 都是我的勋章 d 武器就是我紧握的梦想 而我受过的伤 都是我的成长 不管明天的路有多漫长 我再次启航 带着我的勋章 Hyn

Lady and Her Favorite Coffee

Kau tahu aku terus bertanya-tanya “Apa yang menarik darimu?” Bukan pilihan yang buruk untuk menyentuhmu sebenarnya. Kuharap ada kesempatan nanti. So, let’s travel the world togeather. Negaraku memilikimu secara eksklusif, rasanya tak perlu kemanna pun. Cukup duduk dan kita akan berkencan, tetapi kau tahu, ada saat dimana kita harus melihat sesuatu dari empat penjuru berbeda….

Bintang-bintang Merah Putih

Niatnya nggak ingin publish apapun, biar lebih khidmad gitu meresapi perayaannya, tetapi setelah membaca postingan milik Unicef Indonesia gatel juga buat jawab. Bener jika aku ditanya, harapan seperti apa yang aku inginkan di Ulang Tahun Indonesia yang ke-71 ini maka aku hanya ingin Indonesia menjadi tempat yang nyaman untuk belajar tanpa adanya campur tangan politik….

Memories in a glass of Machiato

Apa hal pertama yang terlintas dalam benak ketika berbicara tentang kota tua? Exactly ‘Memorise’. Ya, segala hal yang berbau vintage mungkin adalah kenangan, begitu juga aku. Sudah lebih dari 2 tahun sejak aku berkunjung ke kota tua Jakarta untuk pertama kalinya. Tak banyak yang berubah tetapi satu hal yang pasti segalanya menjadi semakin tidak terawat…

Diantara Loyalitas, Teman, dan ajakan dalam kesesatan

Mimpi masa remaja yang sedikit terwujud. Namun kemudian menjadi fakta cukup mengerikan. Suatu ketika di sebuah kelas kewarganegaraan seorang dosenku pernah mengatakan untuk sebisa mungkin tidak terlibat hukum di Indonesia. Artinya jangan membuat masalah yang nanti akan melibatkan hukum serius di dalamnya. Saat itu aku berpikir, benar juga, hukum di Indonesia kan gila. Setidaknya kita…