“About Choice: Excessive or change?”

049278100_1452153011-Keliling_Dunia
Open Your Mind because the world is really big to be viewed from one side only-Hyn

Hay! You may remember about my appointment 2 weeks ago. I tell you if I want to make discuss with you on Friday and it’s talk “About Choice: Excessive or change?” but because I’m really busy and I have a lot of the test also. So, I think to have it now it’s okay.

Jadi, pilihan, bagaimana menurutmu pilihan itu, sebuah keserakahan kah atau perubahan? Aku kira itu sesuatu hal yang subjektif karena setiap orang akan menilai berbeda. Ada banyak faktor yang mempengaruhi subjektifitas dari setiap orang tentang sebuah pilihan, salah satunya adalah sisi keterbukaan yang dibumbui sedikit kekhawatiran. Yang aku maksudkan adalah beberapa orang memang jenis manusia yang masuk dalam kategori tertutup atau bisa dibilang cuek atau juga pasif. Mereka biasanya akan berpikir bahwa beberapa pilihan tertentu itu terlalu berlebihan atau orang biasanya mengatakan”muluk-muluk”. Actually, I don’t think so! Why? Karena alasan mereka mengatakan demikian adalah karena kekurangtahuan saja. Yang mereka pertimbangkan adalah sisi dimana seakan-akan hal itu hanya tentang sebuah popularitas. Padahal tentu tidak demikian.

For example, study aboard. Entah mengapa beberapa orang berpikir itu adalah hal yang cuma modal pamer doank karena pernah ke Luar Negeri. Sekali lagi aku katakan itu tidak benar. You know, the world is really big and have so many page like book. When you still here and not go anywhere then you just see 1 page in your life. Kemudian tidakkah kalian berpikir apa yang kamu tahu jika hanya membaca 1 halaman buku saja? Exactly, sisi subjektifitas yang berlebihan karena kamu tidak melihat dari lebih banyak sisi. Kamu tidak tahu apapun dan yang kamu tahu adalah lingkup 1 halaman itu. Kemudian ketika suatu topik mencuat ke permukaan kamu akan mendebat dengan sejuta kekonyolan. Bahkan ada yang mengatakan hilangnya sisi nasionalisme dan sebagainya. Justru itu. ketika kita terus berada di negara kita maka yang akan kita lakukan adalah terus mengkritik karena tidak ada pembanding yang bisa kamu perbandingkan. Yang harus kamu ketahui adalah bahwa tidak semua negara yang berada di luar Indonesia yang super berantakan ini kemudian pasti lebih baik. Percayalah bahwa di dunia ini ada banyak negara yang kondisinya berkali lipat lebih kacau dari indonesia yang seakan mencapai titik limit atau nyaris tidak bisa dikendalikan ini. Kita lebih baik percayalah. Maka, buka matamu. Mau sampai kapan kalian hidup di balik tempurung kelapa. Kita bukan Korea Utara okay! Jadi, lakukan perjalanan, exchange, Intership, Fellowship and another. Also leave your phone at home, itu jika kamu masih ingin perjalananmu berharga dan membawa banyak pelajaran baru.Penyakitnya orang Indonesia itu kebanyakan selfie maka kurangi itu dan lakukan sesekali saja. Jangan sampai fokusmu berakhir pada foto-foto dangkal yang dituhankan. Learn more and make your self precious. Tetapi jangan lupakan Indonesia menantimu. Ah, mungkin lebih tepat dikatakan mereka-mereka yang masih ‘waras’ lah yang bersedia menantimu. So, think again dan seperti yang dikatakan Steve Jobs jangan terjebak pada dogma dan perkataan orang lain karena hidup itu terlalu pendek untuk disia-siakan sedemikian rupa. So, apa pendapatmu tentang ini. Share here and let’s make a discuss. Cheerio…

Hyn

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s