“Dream, that’s what lights up our life.”

54336-Dream-Catchers

“Mimpi adalah tentang bagaimana kamu”-HYN

Jika aku menuliskannya seperti ini, aku kemudian berpikir apakah aku cukup terlambat? Tetapi kemudian, kukira tidak juga. Kamu tentu pernah mendengar seseorang berkata “Tulislah mimpimu! Tulis, tulis, dan tulis!”. Awalnya aku tidak mengerti sama sekali tentang mengapa aku harus menuliskannya? Aku pikir dengan menghidupkannya di hati saja sudah sangat cukup. Hingga beberapa tahun setelahnya aku mengerti tentang mengapa kita harus menuliskan mimpi kita. Kau tahu apa itu? Karena hal itu benar-benar tidak mudah walau hanya untuk sekedar menuliskannya, atau mungkin kita dapat menuliskannya tetapi ketika kemudian hatimu menanyakan alasannya maka kamu akan bingung bukan kepalang dan bahkan satu katapun tak mampu kamu tuliskan.

Luar biasa bukan? Kamu mungkin tak akan pernah percaya jika tidak pernah menuliskanya.

Lalu mengapa kita harus menuliskan mimpi kita? Karena ketika kemudian kamu berhasil menuliskannya maka dia akan menggenggam tanganmu untuk kemudian membawamu pada perjalanan luar biasa menuju tempat dimana dia berada. Aku tahu ini terdengar seperti dongeng Aladin when he trying to find A Whole New World, but that is the fact. Kamu akan merasa terikat dan menghabiskan segala hal untuknya. Luar biasanya lagi kamu akan mengalami segala hal yang kemudian membuatmu terkejut hingga kemudian kamu akan berpikir “Kupikir aku tak akan pernah bisa melakukannya, tetapi… kau lihat, aku berhasil melakukan apa yang sebelumnya terasa begitu tidak mungkinnya”. Dan seperti itulah mimpi. Dia adalah sahabat terbaik.

Oh ya, seseorang pernah mengatakan juga bahwa “selalu ada waktu untuk sesuatu yang diprioritaskan”. Dan itu benar adanya. Dahulu sebelum bergabung dengan sebuah kelas luar biasa, begitu aku menyebutnya. Tempat dimana teman-teman dari seluruh Indonesia berkumpul untuk sama-sama belajar menggapai mimpi kami, aku sudah khawatir bahkan sebelum melakukan apapun dan hanya sekedar membaca peraturan yang berlaku. Aku terus berpikir mungkinkah aku bisa membagi waktuku yang seakan tidak ada celahnya ini. Haruskah aku kemudian mengorbankan waktu tidurku yang bahkan hanya sepanjang penggaris 30 cm atau juga waktu kuliahku yang bahkan dengannya aku belum tentu mampu memahami segalanya. Bisakah aku? Dan kalian tahu jawabannya? Yeah, I can do this… WELL. Firstly, I don’t believe that but it is possible and and it also means that I succeeded believe in my dreams and also myself to achieve it.

Jadi, ketika kemudian kamu belum dapat menuliskan mimpimu dan meluangkan waktumu yang terasa tidak mungkin itu untuknya sedikit saja maka tentu kamu tidak benar-benar menginginkannya. So, pikirkan kembali benarkah kamu menginginkannya? Jika iya, mengapa kamu bahkan tidak bisa memberikan sedikit waktumu untuknya.

“If your dreams don’t scare you, then they are not big enough.” ~ Quote

“Life is short, live bold! Be heard, be you, dream big, take risks, don’t wait!”~ Misty Gibbs

Maybe up here first. See you again. Keep thinking. Don’t stop until you found it and Fighting!

HYN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s