‘… Because I’m The Sun’

Kamu tahu bahwa menjadi luar biasa itu bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sambil lalu. Kamu perlu sebuah komitmen bahwa kamu bisa dan kamu siap membuang jauh segala kemudahan yang ada untuk kemudian mendaki terjalnya perjalanan. Aku bukan orang yang luar biasa itu, tetapi mungkin ini saatnya aku menjadi apa yang aku pikirkan. Yah, terlalu banyak hingga kemudian aku menjadi sangat lelah, akan tetapi mimpi itu menantiku untuk menggenggamnya. Ketika kemudian langkahku kian dekat badai pun datang tak kalah cepat. Tapi aku teringat… Tuhan ada dan kenapa aku harus menjadi demikian takut. Seharusnya aku tak memiliki alasan apapun untuk kemudian ingin menyerah ‘kan? Aku bersandar pada sesuatu yang paling baik, yang tidak akan pernah rapuh ataupun musnah. Aku berada di antara rantai keindahan. Akan sangat bodoh jika kemudian aku melepasnya seperti ini. Aku bukanlah orang yang pandai dalam Bahasa Inggris. Aku bahkan harus belajar ratusan kali agar aku bisa mengucapkan huruf z di akhir kata. Sesuatu hal yang biasa jika kemudian aku tertidur dengan buku berserakan dan audio yang terus terputar seperti rol film hingga kemudian aku tersadar dan bangun dengan kepala pusing bukan main dan rambut rontok. Terkadang aku takut rambut di kepalaku akan habis sebelum waktunya hahaha…. Kau tahu bukan betapa melelahkannya itu? Yah, kalian mungkin mengalaminya juga. Belum lagi adegan salah jurusan yang banyak disematkan padaku. Aku buruk dalam hal hitung-menghitung tapi aku tidak boleh menyerah. Dan nyatanya aku bisa bertahan selama hampir 2 tahun ini. Seharusnya tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyelesaikan sisanya.

Akhir-akhir ini ada cukup banyak waktu luang. Dunia seakan begitu tenangnya. Teman-temanku bercerita bahwa mereka seakan melalui hari yang begitu panjang selama waktu ini, tetapi mengapa aku merasakan yang sebaliknya. Aku menyukai pagi dengan mentari yang mulai muncul dari peraduan. Menikmati alunan musik dan membaca rangkain kata indah dalam buku di pagi hari saat mentari masih malu-malu untuk menampakkan diri adalah hal yang sangat luar biasa menenangkan dan menghilangkan penat lebih dari tidur sekalipun. Tetapi setelahnya waktu berlalu begitu cepatnya hingga kemudian aku berpikir… aku seakan baru memulai tapi mengapa sore telah tiba. Dan kemudian aku akan menjadi semakin bingung tentang apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu karena terlalu banyaknya hal yang harus aku lakukan. Terkadang dalam kesal aku berkhayal… andai saja aku bisa mengendalikan waktu, aku akan menjadi orang paling bahagia di dunia. Tetapi kukira tidak demikian juga, bukankah akan sangat membosankan jika waktu berjalan demikian. Pada akhirnya inilah yang terbaik. Maka jadilah sibuk untuk hal yang penting karena kesibukan yang benar inilah perahu yang akan membawamu berlayar jauh melebihi ekspektasimu sendiri. Akan ada saat dimana kamu merasa bahwa kamu pun bisa menjadi demikian luar biasanya. Jadi, jangan pernah menyerah untuk alasan yang masih dapat kamu selesaikan dengan cara yang paling tidak masuk akal yang bisa kamu lakukan. Tetaplah hidup dan genggam erat mimpimu karena kamu pun tahu bagaimana itu dan Tuhan lebih tahu apa itu. So, let’s breaks the limits because everything… is yours.

“Start by doing what is necessary, then do what is possible, and suddenly you are doing the impossible.” ~ St. Francis of Assisi

“Sambutlah pagi karena seperti itulah mimpimu bersinar”-HYN

So, keep your spirit because the god is always here. Maybe that all and see you again. Salam semangat. Bye…

HYN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s