Without Umbrella

index

Ireland Map

Ireland… Irlandia… Dublin. Kalian tentu pernah mendengarnya bukan? Apalagi bagi penikmat musik-musik karya Boyband seperti Boyzone dan Westlife, tentu tahu kan bahwa mereka bukan berasal dari Inggris tetapi Irlandia, atau yang dalam bahasa inggris disebut Ireland. Yeah, the place that make you fallin in love on the first sight. Irlandia terbagi menjadi dua yakni Irlandia Utara dan Iralndia selatan. Nah, yang masuk ke bagian UK, United Kingdom of Great Britain and Ireland yang menggunakan personifikasi Britania hanyalah Irlandia Utara saja, sedang Irlandia Selatan memiliki pemerintahannya sendiri. Irlandia Selatan biasanya juga disebut Republik Irlandia. Jikalau kita ingin berjalan-jalan ke kedua negara Irlandia tersebut maka pengurusan visanya juga berbeda. Untuk Irlandia Utara bisa menggunakan visa Inggris sedang untuk Republik Irlandia menggunakan visa dari Republik Irlandia. Nah, Selain menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa utama, Irlandia juga memiliki bahasa sendiri yang disebut bahasa Gaelic. Untuk hal satu ini aku belum bisa menjelaskan lebih tetapi jika ingin tahu beberapa kata dalam bahasa Gaelic kalian mungkin bisa membaca novel-novel karya JD. ROBB seperti In Death Series. Dalam novel itu sendiri sang tokoh utama yakni Roarke merupakan orang Irlandia sehingga dalam novel itu terselip beberapa kata yang berasal dari bahasa Gaelic. Walaupun aku sendiri nggak tahu pasti bagaimana cara mengucakan kata-kata itu dengan benar. (Halah)

Okey! Forget it. Ketika berbicara tentang negeri magis ini tentu ada jutaan imajinasi di dalam kepala tentang bagaimana indahnya negara yang berbatasan langsung dengan inggris ini bukan? Dan ini adalah beberapa hal yang menarik dari Irlandia.

Rain Without Umbrella

rainy-day

Rain Without Umbrella

Hujan. Ya, sesuatu yang sangat biasa di Irlandia karena hampir setiap hari hujan akan turun di negara ini walaupun di musim panas sekalipun. Negara ini memang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga hal tersebut juga berpengaruh pada kebiasaan masyarakatnya yang tidak lagi ketergantungan dengan payung. Saking biasanya mungkin ya. Ketika kamu datang ke Irlandia jangan kaget jika melihat orang yang begitu saja menerjang hujan hanya dengan mantel antiair. Hmm… Seru untuk dicoba pastinya.

Dublin sendiri yang merupakan ibukota dari Irlandia memiliki jumlah penduduk sebanyak 1 juta jiwa dari total 4 juta penduduk Irlandia. Tata kota di Irlandia juga sangat teratur dan rapi. Di kanan kiri jalan masih dapat kita jumpai bangunan-bangunan tua bergaya Victoria yang terawat dengan sempurna. Hal itu menunjukkan betapa tingginya tingkat kepedulian Pemerintah Irlandia dalam menangani masalah pariwisata mereka. Hmm… harus dicontoh nie sama Indonesia. Dan yang sangat menakjubkan tentunya jalanannya yang bebas macet. Asikkk. Yuk jalan…

Graftorn Street

HDtimelapse.net_People_0095_hirez

Graftorn Street

Graftorn Street merupakan tempat pejalan kaki paling terkenal di Dublin. Mungkin kalau di Asia seperti Orchard Road-nya Singapore atau Hongdae-nya Korea Selatan. Di sinilah pusat perbelanjaan dan urban atraction berada. Di tempat ini kamu akan menjumpai banyak pertunjukan jalanan seperti sirkus jalanan, musisi jalanan yang memainkan Harpa dan Gitar dengan syahdunya dan banyak atraksi unik lainnya.

Selain itu, di Graftron Street juga terdapat pertunjukan kreasi pasir atau kalau istilah umumnya disebut istana pasir, bedanya ini nggak di pantai lagi tapi di pusat kota. LOL.

Nah, yang paling menarik buat aku pribadi tentu yang satu ini apalagi kalau bukan ‘toko buku’. Ya, sebagai salah satu manusia langka di dunia yang herannya masih aja suka baca di abad ke 21 ini tentu tempat ini adalah surga dunia. Bagaimana tidak, harga buku disini masuk dalam kategori cukup murah yakni memiliki kisaran harga sebesar 3 Euro atau sekitar Rp.40.000. Bandingkan dengan buku impor di Indonesia yang harganya ada yang sampai 700rb, beda banget ‘kan? Hati-hati ya jangan sampai kalap beli bukunya. Dan lagi kalau ternyata rekening kalian menjadi lapang maka jangan salahkan review saya tetapi salahkan kenapa ini toko buku pakek ada segala, mana koleksinya menggoda banget pula. Jadi, pastikan kalian kuat iman ya…

Home of Literature

National-Museum

National Library of Ireland

Selain toko buku yang mematahkan iman, kota ini juga menyimpain sejuta kekayaan lain seperti dunia literasi. Ya, Dublin merupakan salah satu kota yang memiliki literatur yang sangat kaya. salah satunya adalah The Book of Kells, yakni salah satu buku tertua dengan ilustrasi terindah di dunia. Wow! Daebakk jinjja. The Book of Kells sendiri tersimpan dengan baik di The Old Library of Trinity College Dublin. Perpustakaan besar ini menyimpan buku dan manuskrip kuno berdasarkan abjad.

Dublin juga merupakan tempat lahirnya banyak pemenang nobel sastra seperti William Butler Yeats, George Bernard Shaw, dan Samuel Beckett. Maka sangat tidak menghenrankan jika Dublin dinobatkan oleh UNESCO sebagai City of Literature, mengingat bagaimana komitmen mereka terhadap dunia sastra, Udara yang bersih dan alamnya yang sejuk tentu menjadi kota yang sangat dirindukan oleh para penulis untuk berkarya.

Wicklow County

Sebagai kota literatur, Dublin tentunya memiliki banyak penulis berbakat. Salah satu yang paling terkenal adalah Cecilia Ahern, penulis buku P.S. I Love You, yang sudah diangkat ke layar lebar ini mengambil lokasi syuting di Republik Irlandia dimana dalam film itu digambarkan betapa cantiknya alam Irlandia. Salah satunya adalah Wicklow County yang merupakan tempat syuting dari film P.S. I Love You.

Bukit-bukit hijau dengan padang rumput yang luas serta domba-domba menggemaskan yang berkeliaran menjadi pemandangan yang tak bisa dilupakan begitu saja tentunya. Apalagi aku yang merupakanpenggemar fanatik dari domba-domba kriwil tersebut. Udah deh mupeng. Pengen ngambil satu buat dibawa pulang. Selain itu, jika ingin merasakan kehidupan lokal masyarakat Irlandia maka kalian bisa berhenti di kedai-kedai kopi untuk sekedar merasakan secangkir kopi dan sepotong roti yang baru keluar dari panggangan dengan aroma yang menggugah selera. Manisnya… Jadi kebayang novelnya Yuli Pritania yang 2060, waktu Kyuhyun dan Hye Na yang dengan konyolnya memilih datang jauh-jauh ke Irlandia hanya untuk makan siang. #Gubrakk

Oh ya, kalian juga bisa mengunjungi Guinness Lake dengan keunikan airnya yang berwarna hitam dan pasir putihnya yang memesona. Mungkin ini juga alasan mengapa beer khas Irlandia yang berwarna hitam dengan busa putih di permukaannya diberi nama Guinness. Kembaran to ternyata. Selain Guinness Lake, kalian juga bisa mengunjungi Glendalough yang merupakan sebuah area pemakaman yang dulu pernah menjadi tempat syuting Braveheart-nya Mel Gibson. Di sana, ada St. Kevin’s Celtic Cross, sebuah tanda salib besar di tengah pemakaman. Konon, jika kita bisa memeluk dan tangan kita bisa saling bertemu, maka semua keinginan kita akan terkabul. Sayangnya aku terlalu realistis. Jadi, bagi aku pribadi mitos ini tak lebih dari dongeng yang sama konyolnya dengan La Fontana di Trevi, Italia. So, How can I believe that? Of, course No. Mungkin sampai di sini dulu. Tetap kunjungi blogku ya dan jika ada waktu sempatkan untuk komentar karena walau bagaimanapun aku masih perlu banyak belajar dalam dunia yang nggak lama tapi nggak baru juga ini. Nice to meeting you for all may readers.

See you on the next post and Good Bye… * Kiss*

_Han Yong Ra_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s