Galeri

Without Umbrella

index
Ireland Map

Ireland… Irlandia… Dublin. Kalian tentu pernah mendengarnya bukan? Apalagi bagi penikmat musik-musik karya Boyband seperti Boyzone dan Westlife, tentu tahu kan bahwa mereka bukan berasal dari Inggris tetapi Irlandia, atau yang dalam bahasa inggris disebut Ireland. Yeah, the place that make you fallin in love on the first sight. Irlandia terbagi menjadi dua yakni Irlandia Utara dan Iralndia selatan. Nah, yang masuk ke bagian UK, United Kingdom of Great Britain and Ireland yang menggunakan personifikasi Britania hanyalah Irlandia Utara saja, sedang Irlandia Selatan memiliki pemerintahannya sendiri. Irlandia Selatan biasanya juga disebut Republik Irlandia. Jikalau kita ingin berjalan-jalan ke kedua negara Irlandia tersebut maka pengurusan visanya juga berbeda. Untuk Irlandia Utara bisa menggunakan visa Inggris sedang untuk Republik Irlandia menggunakan visa dari Republik Irlandia. Nah, Selain menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa utama, Irlandia juga memiliki bahasa sendiri yang disebut bahasa Gaelic. Untuk hal satu ini aku belum bisa menjelaskan lebih tetapi jika ingin tahu beberapa kata dalam bahasa Gaelic kalian mungkin bisa membaca novel-novel karya JD. ROBB seperti In Death Series. Dalam novel itu sendiri sang tokoh utama yakni Roarke merupakan orang Irlandia sehingga dalam novel itu terselip beberapa kata yang berasal dari bahasa Gaelic. Walaupun aku sendiri nggak tahu pasti bagaimana cara mengucakan kata-kata itu dengan benar. (Halah)

Okey! Forget it. Ketika berbicara tentang negeri magis ini tentu ada jutaan imajinasi di dalam kepala tentang bagaimana indahnya negara yang berbatasan langsung dengan inggris ini bukan? Dan ini adalah beberapa hal yang menarik dari Irlandia.

Rain Without Umbrella

rainy-day
Rain Without Umbrella

Hujan. Ya, sesuatu yang sangat biasa di Irlandia karena hampir setiap hari hujan akan turun di negara ini walaupun di musim panas sekalipun. Negara ini memang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga hal tersebut juga berpengaruh pada kebiasaan masyarakatnya yang tidak lagi ketergantungan dengan payung. Saking biasanya mungkin ya. Ketika kamu datang ke Irlandia jangan kaget jika melihat orang yang begitu saja menerjang hujan hanya dengan mantel antiair. Hmm… Seru untuk dicoba pastinya.

Dublin sendiri yang merupakan ibukota dari Irlandia memiliki jumlah penduduk sebanyak 1 juta jiwa dari total 4 juta penduduk Irlandia. Tata kota di Irlandia juga sangat teratur dan rapi. Di kanan kiri jalan masih dapat kita jumpai bangunan-bangunan tua bergaya Victoria yang terawat dengan sempurna. Hal itu menunjukkan betapa tingginya tingkat kepedulian Pemerintah Irlandia dalam menangani masalah pariwisata mereka. Hmm… harus dicontoh nie sama Indonesia. Dan yang sangat menakjubkan tentunya jalanannya yang bebas macet. Asikkk. Yuk jalan…

Graftorn Street

HDtimelapse.net_People_0095_hirez
Graftorn Street

Graftorn Street merupakan tempat pejalan kaki paling terkenal di Dublin. Mungkin kalau di Asia seperti Orchard Road-nya Singapore atau Hongdae-nya Korea Selatan. Di sinilah pusat perbelanjaan dan urban atraction berada. Di tempat ini kamu akan menjumpai banyak pertunjukan jalanan seperti sirkus jalanan, musisi jalanan yang memainkan Harpa dan Gitar dengan syahdunya dan banyak atraksi unik lainnya.

Selain itu, di Graftron Street juga terdapat pertunjukan kreasi pasir atau kalau istilah umumnya disebut istana pasir, bedanya ini nggak di pantai lagi tapi di pusat kota. LOL.

Nah, yang paling menarik buat aku pribadi tentu yang satu ini apalagi kalau bukan ‘toko buku’. Ya, sebagai salah satu manusia langka di dunia yang herannya masih aja suka baca di abad ke 21 ini tentu tempat ini adalah surga dunia. Bagaimana tidak, harga buku disini masuk dalam kategori cukup murah yakni memiliki kisaran harga sebesar 3 Euro atau sekitar Rp.40.000. Bandingkan dengan buku impor di Indonesia yang harganya ada yang sampai 700rb, beda banget ‘kan? Hati-hati ya jangan sampai kalap beli bukunya. Dan lagi kalau ternyata rekening kalian menjadi lapang maka jangan salahkan review saya tetapi salahkan kenapa ini toko buku pakek ada segala, mana koleksinya menggoda banget pula. Jadi, pastikan kalian kuat iman ya…

Home of Literature

National-Museum
National Library of Ireland

Selain toko buku yang mematahkan iman, kota ini juga menyimpain sejuta kekayaan lain seperti dunia literasi. Ya, Dublin merupakan salah satu kota yang memiliki literatur yang sangat kaya. salah satunya adalah The Book of Kells, yakni salah satu buku tertua dengan ilustrasi terindah di dunia. Wow! Daebakk jinjja. The Book of Kells sendiri tersimpan dengan baik di The Old Library of Trinity College Dublin. Perpustakaan besar ini menyimpan buku dan manuskrip kuno berdasarkan abjad.

Dublin juga merupakan tempat lahirnya banyak pemenang nobel sastra seperti William Butler Yeats, George Bernard Shaw, dan Samuel Beckett. Maka sangat tidak menghenrankan jika Dublin dinobatkan oleh UNESCO sebagai City of Literature, mengingat bagaimana komitmen mereka terhadap dunia sastra, Udara yang bersih dan alamnya yang sejuk tentu menjadi kota yang sangat dirindukan oleh para penulis untuk berkarya.

Wicklow County

Sebagai kota literatur, Dublin tentunya memiliki banyak penulis berbakat. Salah satu yang paling terkenal adalah Cecilia Ahern, penulis buku P.S. I Love You, yang sudah diangkat ke layar lebar ini mengambil lokasi syuting di Republik Irlandia dimana dalam film itu digambarkan betapa cantiknya alam Irlandia. Salah satunya adalah Wicklow County yang merupakan tempat syuting dari film P.S. I Love You.

Bukit-bukit hijau dengan padang rumput yang luas serta domba-domba menggemaskan yang berkeliaran menjadi pemandangan yang tak bisa dilupakan begitu saja tentunya. Apalagi aku yang merupakanpenggemar fanatik dari domba-domba kriwil tersebut. Udah deh mupeng. Pengen ngambil satu buat dibawa pulang. Selain itu, jika ingin merasakan kehidupan lokal masyarakat Irlandia maka kalian bisa berhenti di kedai-kedai kopi untuk sekedar merasakan secangkir kopi dan sepotong roti yang baru keluar dari panggangan dengan aroma yang menggugah selera. Manisnya… Jadi kebayang novelnya Yuli Pritania yang 2060, waktu Kyuhyun dan Hye Na yang dengan konyolnya memilih datang jauh-jauh ke Irlandia hanya untuk makan siang. #Gubrakk

Oh ya, kalian juga bisa mengunjungi Guinness Lake dengan keunikan airnya yang berwarna hitam dan pasir putihnya yang memesona. Mungkin ini juga alasan mengapa beer khas Irlandia yang berwarna hitam dengan busa putih di permukaannya diberi nama Guinness. Kembaran to ternyata. Selain Guinness Lake, kalian juga bisa mengunjungi Glendalough yang merupakan sebuah area pemakaman yang dulu pernah menjadi tempat syuting Braveheart-nya Mel Gibson. Di sana, ada St. Kevin’s Celtic Cross, sebuah tanda salib besar di tengah pemakaman. Konon, jika kita bisa memeluk dan tangan kita bisa saling bertemu, maka semua keinginan kita akan terkabul. Sayangnya aku terlalu realistis. Jadi, bagi aku pribadi mitos ini tak lebih dari dongeng yang sama konyolnya dengan La Fontana di Trevi, Italia. So, How can I believe that? Of, course No. Mungkin sampai di sini dulu. Tetap kunjungi blogku ya dan jika ada waktu sempatkan untuk komentar karena walau bagaimanapun aku masih perlu banyak belajar dalam dunia yang nggak lama tapi nggak baru juga ini. Nice to meeting you for all may readers.

See you on the next post and Good Bye… * Kiss*

_Han Yong Ra_

Iklan
Galeri

Gift Time, Gift Day, Give Me…

spanish-suitcase-la-vida-dulce-carryon
Present

January 11th. Yes, this is the day when I am born 20 years ago. I can’t believe that. I am getting old now and I don’t like to be that. Why? Just because I hate to be old. Your skin are going wrinkle and everything became that. Oh may god! Sometimes I want to be like Edward Cullen. He can’t getting old because he is a vampire. I know how impossible that, but I think it’s okay to imagine yeah. You did not to pay by doing this right? So, you can imagine like what you want to do. Hahaha. Okay let’s forget it first.

January 11th. You know the reason that why January 11th called ‘Gift Day’ for me. It’s just because my younger sister born on the same day like me ‘Eleven’ but we have different month and of course the years. I was born on January 11th, 1996 and my younger sister born on February 11th, 2006. It’s similar right? I know and because of it my mom makes my birthday to be a gift day too. So, on this day my mom usually give me and my younger sister gift and of course I am. This year is the best year maybe. My gift on this year is “Table Manner Course”. Yeah, you know that right? This is how foreign people especially Europe eat their meal. Oh, it interested at all. Knowledge is always interested than anything. You can learn how to cook foreign meal, how to eat that, and table manner rule. The other gift is Batik. Yeah, Batik is the unique traditional cloth from beautiful country Indonesia. Ah, I think I will falling in love again and again and I don’t know how decrease it. LOL. So, for everyone please give more love for Indonesian product okay. Show to the world that you proud have a Batik because Batik is our culture.

Okay! I think my head is going to burn just to write this story in English. So, let’s finish it now and have a nice day. Oh yeah, please correct if I am wrong. I am not native I know. I was trying to be good on it, but I always make a mistake. So, please correct if I am wrong. See you and kisseu…

_Han Yong Ra_

Galeri

Mereka Bilang Aku Salah Jurusan

185257_right-and-wrong-way_663_382
Where will I go?

Kuliah… Kampus… Program study… dan Salah Jurusan… *Lah*

Nggak etis ya? Harusnya kan siklusnya Kuliah – Kampus – Program Study – Kerja. Ini kenapa jadi malah salah jurusan segala… berikut cerita selengkapnya.

Tentu, berbicara tentang kuliah tak bisa terlepas dari kata formalitas dan pamor, atau juga sebagian kecil serius mencari ilmu tanpa embel-embel pamor. Kenapa aku katakan demikian… karena itulah faktanya

Ketika seseorang akan masuk kuliah para orang tua ataupun dari pihak si anak sendiri tanpa disadari selalu ingin mendapatkan jurusan kuliah yang popular. Karena yah, popularitas adalah tuntutan budaya. Padahal ini merupakan sesuatu yang paling disayangkan dari budaya masyarakat Indonesia, yang mana masih dikuasai oleh popularitas gelar. Seakan-akan memiliki gelar tinggi adalah segalanya. Padahal… hello It’s not like what you think. shit.

Nah, ketika aku berpikir tentang diriku sendiri aku menjadi bertanya-tanya “Apa aku salah jurusan juga ya atau malah study formalitas?”. Kupikir tidak. Namun, disisi lain, tanpa aku sadari ketika seseorang bertanya padaku mengenai program studiku, kemudian aku akan menjawab Fakultas *beep* #NyanyiSNSDBeepBeep #Abaikan *SalahFokus*, untuk kemudian mereka memberikan pujian“Wow! Awesome”, ada mungkin sedikit perasaan bahagia, tetapi kukira aku tetaplah bukan bagian dari study formalitas itu. Yah, kuharap dan aku biasa saja akan hal yang kucapai sekarang.

Sejujurnya aku tidak terlalu merasa salah jurusan, *ada dikit donk berarti* #Diem, tapi anehnya banyak sekali di antara teman-teman yang mengatakan aku salah jurusan. Kadang aku berpikir, kok jadi sok tahu banget ya mereka. Yang ngerasin kan aku bukan kamu. Kenapa malah kamu yang pusing coba. Uniknya mereka tidak bilang aku cocok di satu jurusan saja tetapi banyak. Misalnya waktu aku menulis artikel tentang pendidikan mereka bilang harusnya aku di FKIP aja, lalu ketika aku mengkritik tentang sastra dan kepenulisan mereka bilang “Kenapa nggak ambil jurusan sastra aja”. Kemudian ketika aku membaca buku tentang Politik mereka bilang “Kenapa aku nggak ambil FISIP aja. Ketika aku belajar dan membaca buku tentang Hukum mereka bilang “kenapa nggak ke fakultas Hukum aja”. Ketika aku membahas dan membaca banyak literature tentang Travelling dan Pariwisata mereka bilang “Kenapa aku nggak ambil jurusan pariwisata aja. Ketika aku mengajak diskusi tentang ekonomi mereka bilang “Kenapa nggak ambil jurusan Ekonomi aja. Terakhir ketika aku gencar belajar bahasa asing mereka bilang “kenapa aku nggak ambil jurusan bahasa aja, tapi anehnya kalau aku baca buku yang berhubungan dengan prodiku, nggak ada tuh yang bilang “Kenapa kamu nggak ambil jurusan ‘itu’ aja”. Please, iyalah kan aku udah disono *Oh iya lupa*. Lucu kan. Tapi ngomong-ngomong kalau diginiin terus aku kan jadi berpikir “Apa aku se-multitalenta itu ya?” *plakk*. Ih, wajar kan kalau aku mikir gitu. Orang mereka bilang aku cocok di lebih dari setengah lusin jurusan. *ini apa coba, emang sendok apa pakai lusin-lusinan segala* #Abaikan. Atau jangan-jangan aku se-brilian itu *masih narsis aja* *Readers: #GetokPakaiPalu*.

But, whatever that, mau mereka bilang aku salah tempat, salah jalan, atau salah jurusan sekalipun bagiku itu tak berpengaruh, walaupun sempat terpengaruh sedikit sih *Lah* #Forgetit karena seperti yang dikatakan oleh bapak Hadi Susanto dalam bukunya yang berjudul Tuhan Ahli Matematika bahwa walaupun kamu salah jurusan sekalipun, tetap ada jutaan hal yang dapat kamu pelajari darinya. Jangan jadikan salah jurusan sebagai tempatmu untuk terus mengeluh dan menyesalinya karena justru hal itu akan membatmu semakin terpuruk. Pelajari apapun yang ada disana dan buat itu menjadi nilai plusmu.

Moral valuenya adalah jika kamu memilih jurusan maka pastikan kamu mampu untuk meng-handlenya, misal menyesuaikan dengan kemampuan kita. Berhati-hatilah karena terkadang ketika kamu pikir itu passion, bisa jadi itu malah ambisi karena passion dan ambisi memiliki perbedaan yang sangat tipis di pikiran kita. Selain itu, tinjaulah kembali tentang formalitas dan pamor gelar, karena percayalah itu sama sekali tidak penting karena kemampuanmu menjadi jauh lebih penting. Terakhir, ada suatu nasehat yang bagiku cukup untuk membuatku berpikir lagi dan lagi yakni “Utamakan untuk mempelajari apa yang kamu bisa bukan apa yang kamu tidak bisa karena dengan begitu kamu akan memiliki kelebihanmu, sedang sisanya adalah nilai plus dirimu.” So, sukses untuk kalian dan semoga pemaparan yang lebih ke curhat ini bisa memberi banyak pelajaran untukmu. So, good bye and see you…

_Han Yong Ra_

Galeri

Limerence

12360266_1027379393990928_3259158738082390739_n
Limerence Cover

Sejujurnya aku bahkan sudah lupa dengan apa yang ingin aku katakan, tetapi mungkin kita bisa membicarakan hal-hal yang menarik.

‘Limerence’

Jika kamu bertanya-tanya tentang apa itu limerence, aku tidak tahu pasti tetapi itu merupakan sebuah judul buku milik Yuli Pritania. Mungkin kalian sudah tidak asing dengan penulis yang satu ini. Sebelumnya aku juga pernah menulis sedikit tentang bukunya yang berjudul ‘Calla Sun’. Aku tidak akan menyebut itu sebuah review karena kupikir dari segi sistematika pun itu tidak memenuhi kriteria sebuah review. Dan lagi aku bahkan sudah lupa bagaimana manulis sebuah review itu. Bagiku akan lebih menarik jika aku menetapkan sistematikaku sendiri. Yeah, I am. Okey! Forget it and let’s talk about ‘Limerence’. Sebenarnya apa itu limerence?

Menurut Dorothy Tennov dalam bukunya Limerence Experienced, limerence adalah hasrat yang sangat kuat, mengganggu dan bahkan ini lebih parah dari sekedar obessi atau nafsu kepada sang korban. Istilah kerennya, limerence adalah kondisi “terjebak” dengan cinta. Dan rasanya belum cukup penderitaan disitu saja, terdakwa limerence dikatakan bisa mengganggu orang selama 3 bulan atau bahkan bertahun-tahun!! Huh! Serem juga ternyata. Ya, sesuai penjelasan di atas dalam novel barunya ini Yuli memang menceritakan tentang seseorang yang terjebak dengan cinta yang tak terduga dan penuh obsessi. *Aku tak percaya bisa menuliskannya*. Tetapi bukan itu yang ingin aku tuliskan. Aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa aku tidak sedang menulis review. Jadi, jika ada diantara kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang novel ini silahkan beli dan baca sendiri. Yang ingin aku tuliskan disini adalah tentang salah satu percakapan yang menurutku cukup menarik dalam novel itu dan karenanya aku banyak berpikir ulang. Aku bukan orang yang mudah terpengaruh. Bagiku tidak ada kata ‘harus’ yang ada adalah ‘ingin’. Aku ingin pergi bukan aku harus pergi. Yah, sesuatu semacam itu tetapi disini kata-kata ini memang layak untuk dipertanyakan dan oleh karena itulah aku menutuskan untuk menyelaminya juga.

Just Be Your Self”

Are you sure with this word? Look at this…

***

“ Kau tahu kalimat paling menjijikkan di dunia ini, tapi malah dipercyai semua orang.?” tanya Jung-Joo setelah mengosongkan mulutnya dengan soju.

Apa?”

Just be yourself”, ucap wanita itu mengejutkan.

Yeon-Seok terdiam sesaat sebelum menemukan pita suaranya kembali. “Kenapa?”

“Jadilah dirimu sendiri. Apa menurutmu itu mungkin dilakukan? Entah manusia lainnya yang bodoh atau mereka memang dengan mudah memercayai hal-hal omong kososng semacam itu.”

Wanita itu melipat tangan diatas meja, memusatkan pandangan pada Yeon-Seok.

“Aku selalu menjadi diriku sendiri, tidak mendengarkan pendapat orang lain. Aku berpacaran dengan banyak pria, lalu mencampakkan mereka begitu saja. Kenapa? Karena aku ingin melakukannya. Karena aku bosan pada mereka. Tapi apa yang dikatakan orang tentangku? Aku wanita murahan.

“Aku suka belanja, menghambur-hamburkan uang untuk membeli sepatu, tas, apa pun yang kau inginkan. Berapa wanita yang mungkin iri padaku, bahkan ada yang menjadikanku role model mereka. Para pria juga pasti senang bukan melihat wanita cantik? Tapi kau tahu apa kata ibuku? Aku dibilang tidak punya otak. Kenapa? Itu kan bukan uangnya. Dia tidak berhak ikut campur dengan apa yang aku kerjakan.”

Jung-Joo tertawa sumbang. “ Aku hanya berbicara jika aku mau dan aku mengatakan apa pun yang aku pikirkan. Dan orang-orang menganggapku sombong. Arogan. Membenciku untuk alasan yang tidak jelas. Apa kau tahu? Aku benci sekali orang-orang yang tidak aku kenal dan mereka juga tidak mengenalku, tapi berani berkomentar seenaknya tentangku.

“ Saat kau menjadi dirimu sendiri, bukan jaminan kau disukai orang. Ukuran manusia yang baik berbeda-beda untuk setiap kelompok…. Kau didikte untuk menjadi apa yang orang lain inginkan dan saat kau meminta pendapat mereka, kau tahu apa yang mereka katakan? Jadilah dirimu sendiri. Benar-benar omong kosong!

(Limerence: 50-52)

***

어떡해 [eotteokhae]- [Bagaimana] ?

Aku peringatkan dulu bahwa aku tidak membenarkan segala yang tertulis di atas. Cukup fokuskan dirimu dengan kata “Just be your self”. Apa menurutmu itu juga mungkin. Kupikir tidak, bagaimana kita akan menjadi diri kita sendiri. Bahkan mungkin tidak ada orang yang benar-benar bisa melakukannya. Karena apa? Karena kita hidup bersosial yang itu berarti kamu harus berhubungan dengan orang lain. Selalu ada saat dimana kamu ingin diterima oleh duniamu dan berarti kamu tidak dapat memaksakan untuk menjadi dirimu sendiri karena kamu harus memenuhi kriteria mereka untuk dapat diterima, bukan begitu? Pastikan itu sekali lagi karena bukankah faktanya memang demikian. Bukankah kalian lebih banyak mengatakan ‘harus’ daripada ‘ingin’? Sempat beberapa waktu lalu aku terlibat sebuah percakapan yang bagiku tidak ada menarik-menariknya sama sekali. Yah, membosankan seperti biasanya. Saat itu tanpa sengaja kita membicarakan tentang sebuah prinsip dan kau tahu apa yang mereka katakan “Mereka susah diatur, beda banget dengan zaman kita, satu ikut semuanya pada ikutan” atau mungkin lebih tepat dikatakan ‘ikut-ikutan’. Satu hal yang paling kusyukuri adalah bahwa aku berhasil menahan diriku untuk tidak menampar mereka saking gelinya. Sesungguhnya apa menariknya sebuah kekompakan yang nyatanya membuatmu tak berprinsip. Huh! Omong kosong! Pikirkan lagi dan jika bagimu perlu, perbaikilah. Ah, aku terlampau serius. Mungkin sampai disini dulu. Good bye and see you again… *Kiss*.

_Yyong_

Galeri

One Fine Day – Indonesian Archipelago Script 1: “Dendam” Ratu Boko

IMG_20160105_092617
Prambanan Temple

Yogjakarta, kota yang sempat menjadi ibukota dari negara Indonesia pada masa penjajahan ini memang menyimpan sejuta keindahan budaya maupun alamnya. Tak heran ratusan ribu turis baik domestik maupun mancanegara tak segan untuk datang berkunjung ke kota yang terkenal dengan kuliner gudegnya ini. Nah, mungkin alasan itu juga yang membawaku untuk berkunjung ke Yogjakarta untuk ke -7 kalinya. Bosen, seharusnya iya tetapi herannya enggak sama sekali, atau bisa saja belum. Sejujurnya dari segi keindahan alamnya Malang jauh lebih membuat jatuh cinta tetapi untuk masalah budaya Yogjakarta nggak ada duanya deh. Salah satunya adalah candi Prambanan dan Borobudur. Namun disini aku hanya akan bercerita mengenai perjalanan singkatku ke candi Prambanan.

Pukul 06.00 WIB kami sudah bersiap di Stasiun untuk kemudian berangkat ke Yogjakarta menggunakan moda transportasi Kereta Api dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB di pelataran Candi prambanan. Ada dua penawaran perjalanan di Tempat wisata Candi Prambanan ini yakni Candi Prambanan saja atau paket Candi Prambanan-Keraton Ratu Boko. Berhubung rada penasaran sama keraton Ratu Boko lantaran membaca bukunya Teguh Sudarisman akhirnya aku putuskan untuk membeli tiket paket Candi Prambanan-Ratu Boko seharga 50Rb. Cukup mahal ya tetapi mengingat tempat ini sudah masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site tentu itu menjadi sesuatu yang wajar. Mulailah kami menjelajahi Candi yang terkenal dengan legenda Roro Jonggrangnya ini. Ya, candi yang telah resmi masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site sejak tahun 1991 ini memang menyimpan sejarah yang pajang. Menurut beberapa informasi wisata, candi ini dibangun pada abad Ke-9 Masehi oleh Dinasti Sanjaya. Sebelum itu Jawa sempat dikuasai oleh Dinasti Syailendra yang beragama Budha dan membangun candi Budha terbesar di dunia yakni Candi Borobudur. Karena alasan itulah kenapa Candi Prambanan di bangun yakni Dinasti Sanjaya yang beraliran Hindhu menginginkan candi yang sama besarnya dengan Candi Borobudur. Maka akhirnya dibagunlah candi Prambanan itu. Kompleks Candi Prambanan sendiri memiliki beberapa bangunan candi dan yang terbesar adalah Siwa yang memiliki tinggi 47 meter. Disekitarnya tersebar candi-candi yang berukuran lebih kecil yakni Candi Brahma, kelir, Angsa, Wishnu, Wahana, Apit, Patok, dan Perwara. Setelah berputar-putar selama 2 jam di Komplekas candi dengan ilmu menebak-nebak maksud relief dengan sok tahunya akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Keraton Ratu Boko. Sejujurnya sih butuh Tour Guide tetapi berhubung mahal jadi akhirnya kami memilih untuk ngarang cerita aja berdasarkan relief yang tampak, dan tampak lebih tidak jelas lagi saking bingungnya. Okey! Lanjut ke objek selanjutnya yakni Keraton Ratu Boko. Ini nih adegan sial dimulai dari sini. Candi Ratu Boko ini berada di Puncak Bukit sehingga untuk menuju kesana kami harus jalan menanjak sekitar 10 menitan. Sejujurnya nggak masalah jika saja kami memang berniat untuk mengunjungi Keraton ini saja. Yang jadi masalah adalah sebelumnya kami udah mengunjungi Candi Prambanan dulu dan serius rasanya ini kaki udah cepot entah di mana saking capeknya. Ketahuan kan sifat pemalasnya orang Indonesia. Tapi serius deh untuk kalian yang mungkin ingin berkunjung ke sebuah komplek candi lebih baik untuk menggunakan sistem 1 Hari Satu Candi aja. Karena dengan begitu kita akan lebih maksimal dalam menyelami sejarah dari candi itu sendiri dan tentunya bebas dari kecapekan berlebihan. Sejujurnya aku pengen banget nyeritain soal Ratu Boko tapi berhubung udah dendam, dendam gimana gitu sama si paket tour jadi mending di skip aja.

Oh ya, aku ingin bercerita sedikit, Wisata Budaya candi Prambanan ini sesungguhnya cukup menarik akan tetapi sepertinya masih banyak tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang merusak keindahan candi, salah satunya adalah pencurian bagian-bagian dari candi. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan pun masih cukup nihil karena sempat kemarin aku menjumpai orang yang memanjat dinding candi. Padahal itu bisa merusak keindahan dari candi itu sendiri sehingga kedepannya untuk siapapun yang berkunjung ke sebuah situs wisata untuk bersikap lebih hati-hati dan bertanggungjawab karena cagar budaya ini merupakan salah satu pilar pariwisata yang tentunya jika dikelola dengan baik akan mendatangkan jutaan turis baik domestik maupun mancanegara yang berimbas pada berjalanya roda ekonomi. Selain itu, seharusnya kita malu, bagaimana mungkin Thailand saja yang hanya memiliki sedikit objek wisata memiliki jumlah pengunjung yang lebih banyak daripada kita yang tentunya memiliki beragam budaya, Jadi, ayo kita peduli untuk kemajuan pariwsata kita di masa depan karena Indonesia itu cantik #PesonaIndonesia. So, #VisitIndonesia2016. Waiting for your Visit and See You….

Berikut foto-foto dan video perjalananku.

 

 

 

 

 

Ps: Sebenarnya mau upload video juga tetapi berhubung terjangkit gaptek tiba-tiba mungkin lain waktu saja.

_Yyong_

Galeri

‘Dr. Habibie’ Letter to ELF (?)

130310-ryeowook-1-horz
Nggak takut sama ular tapi sampai nangis pas outbond di Switzerland. LOL

Sebenarnya ya pas kemarin lihat fancam + stremingan untuk konser KRY, yang waktu Ryeowook oppa bacain surat buat Elf kok jadi kedengeran mirip Dr. Habibie ya. Iya nggak sih. Beda banget sama pas dia nyanyi lagu Indonesia, kalau itu udah deh, all kill banget tapi pas baca surat, kayaknya dia baca surat sambil nelan mic apa. It’s sound weird you know. I think I want to laugh eveytime I remaind it. Bahkan oppa sempat baca ‘bersyukur’ jadi ‘bersyukru’ LOL. But you try the best oppa. Kamsahamnida. Dan ini adalah surat yang ditulis oleh Ryeowook oppa untuk Elf. Jangan GR ya karena sebenarnya itu surat modus tersembunyi untuk aku. *Plakk*. Udah deh langsung aja. Cha….

Kepada Fans Indonesia

Saya sangat senang datang ke Jakarta sebagai KRY setelah Super Show. Saya hanya bisa bertemu dengan anda melalui konser dan acara karena saya bekerja di Korea *iya tahu*. Saya ingin bisa bertemu dengan kalian setiap hari. *Siap*

Saya sering datang ke Jakarta tapi kalau saya ada waktu, saya juga ingin pergi ke Surabaya dan Bali dan juga mencoba nasi goreng dan mie goreng. *Kajja Ga*

Kalau saya menikahi salah satu dari ELF di masa datang saya juga ingin pergi ke Lombok. *Ini pasti gara-gara lombok mendapatkan gelar The best Honeymoon destination dari WHTA ya, habis searching pasti*. Ada yang mau pergi bersama-sama? *kalau itu nggak usah di tanya oppa, siap jadi tur guide yang baik*

Saya selalu bersyukur dan terkesan. Kita mungkin tidak bisa bertemu untuk beberapa lama tapi tolong ingatlah lagu yang saya nyanyikan untuk kalian hari ini. *Nggak bisa buat lupain oppa, pronounciationnya daebakk. Nanti kalau ke Indonesia lagi nyanyiin lagunya Yovie and Nuno ya yang Janji Suci #KedipinMata* Saya sudah menyiapkan lagu-lagunya beberapa bulan sambil mengingat ELF. *Jinjjayo* Jangan lupa saya dan tolong tunggu sampai saya kembali ke Indonesia. Saya berjanji untuk kembali bersama kalian dan juga beberapa anggota Super Junior lainnya. Aku cinta kalian. Sampai Jumpa… *Eoh, Nado sarangahe and See you again oppa*

Ps: untuk yang aku kasih tanda merah itu karena nggak sebegitu jelas di videonya. Bacanya juga nggak jelas sih *Di getok oppa*. Jadi, mungkin kalian bisa bantu aku buat melengkapi. See You… and Kisseu.

_Yyong_

Galeri

It’s not ‘KRY’ but ‘CRY’

CXtS1PuUoAAln3E
Happy Family

Annyeong Indonesian ELF…. gimana, gimana, gimana, oppa keren daebakk kan. Apalagi yang nonton live… Ugh, beda rasa. Gini nih aku mau cerita sedikit gitu. Jadi ,sebenarnya aku tuh pengen banget bikin artikel yang ekhmm… se-booming artikel yang aku tulis waktu SS6 kemarin di Indonesia. Tapi auranya itu malah gagal, gagal sukses gimana gitu soalnya kan kalau kemarin feelnya mendukung banget buat lucu-lucuan tapi untuk konser Super Junior KRY, gimana ya pengennya jadi nangis terus gara-gara Kyuhyun oppa. Iya nggak sih Elf. Iyain aja deh, biar aku ada teemnnya gitu.*Plakk*

Okey! Berhubung udah mulai nggak jelas jadi kita langsung aja ke reportase Investigasi *Bacanya ala Feni Rose di Silet ya*. Jadi, jadi hari ini Super Junior KRY akhirnya sukses menggelar konser Asia Tour mereka yang bertajuk “Super Junior KRY Asia Phonograph Boring Concert In Indonesia” Yeayyy. Yang bilang Boring si babay kyu ya. Nah, konser ini sendiri digelar di ICE, BSD City di Tangerang yang juga menjadi tempat terselenggaranya SS6 Indonesia pada bulan Mei tahun lalu. Berhubung banyak dari member Super Junior yang lagi Wajib Militer maka tahun ini Super Junior mengalami kevakuman tingkat lanjut sehingga hanya Sub Grup KRY saja yang tersisa dan melakukan rangkaian tur Asianya yang dimulai di Jepang tahun 2014 silam. Nah, karena ada banyak yang ingin aku ceritain jadi mungkin lebih enak kalau dibikin kronologi aja. Eaaa… Bahasanya sejarah banget ya.

Pertama, Untuk keberangkatan mereka ke Indonesia Super Junior nggak jalan bareng karena adanya perbedaan jadwal Individual sehingga Yesung dan Leeteuk oppa berangkat terlebih dahulu dan mulai terlihat di bandara Incheon sekitar pukul 2 KST dan baru tiba di Indonesia pada pukul 21.59 WIB. Kontak saja hal itu membuat ELF pontang-panting takutnya terjadi sesuatu dengan penerbangan mereka. Namun, untungnya mereka mendarat dengan selamat dan langsung disambut histeris oleh ribuan ELF yang sudah menanti di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian tak lama setelah hebohnya berita kedatangan Yesung dan Leeteuk oppa di Indonesia, tersebar beberapa pict yang menunjukkan Kyuhyun dan Ryeowook oppa berada di bandara Incheon dan baru akan berangkat menuju Indonesia. Mereka teke off sekitar pukul 00.00 KST dan tiba-tiba tersiar kabar bahwa mereka harus transit terlebih dahulu di Singapore dan baru tiba di Tanah Air pada pukul 7.10 WIB. Jangan salah ya, ELF yang dibandara masih bejibun loh, entah mereka menginap atau apa, molla.

Kedua, Setelah sempat istirahat untuk beberapa saat KRY langsung melakukan rehearsal pada pul 14.00 WIB dan disanalah kehebohan mulai merebak dimana di salah satu tweet beredar kabar kalau Ryeowook oppa bakal menyanyikan dua lagu Indonesia yang berjudul Bunga Terakhir milik Afgan dan Separuh Aku milik NOAH. Langsung aja kabar tersebut menduduki Tending Topic Twitter di Indonesia. Konser KRY sendiri baru dimulai sekitar pukul 15.00 WIB yang dibuka dengan penampilan Kyuhyun dengan lagu Hanamizuki kemudian Ryeowook dengan Confession dan Yesung dengan Let’s Not. Sontak saja gempa langsung mengguncang ICE BSD City oleh teriakan histeris ELF, termasuk saya yang juga ngelive, dihati Suju. *Abaikan*

Suasana makin histeris setelah Yesung oppa menyanyikan solo stagenya dengan lagu Grey Paper dan It Has To Be You yang diawali dengan pemutaran VCR yang mana di dalam VCR tersebut yesung oppa sempat melakukan adegan KISSING dengan saya *Plakk*. Belum lagi sebelum menyanyikan lagu It Has To Be You, Yesung oppa bilang The song now is about when I am thinking about you. It has to be you. *Arghhh Keramas* . Okey! Forget It before I am going more Crazy. Setelah dibuat mupeng sama Yesung oppa, kyuhyun oppa nggak mau kalah saing dan langsung menggguncang ICE BSD City dengan lagu Wild Flower dan A Million Pieces kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari uri Girrafe, Ryeowook oppa yang menyanyikan lagu berbahasa Indonesia berjudul Bunga Terakhir dan Separuh Aku. Kerennya pronounciationnya itu loh Indonesia Banget ELF. Yakin deh pasti pada meleleh.

Masih ingat kan ELF 4 tahun lalu ketika kedua kalinya super junior datang ke Indonesia untuk menggelar konser pertamanya yang bertajuk SS4, Shindong oppa menyanyikan lagunya Vidi Aldiano “Cinta Jangan Kau Pergi” dan tiba-tiba aja aku langsung suka sama itu lagu. Lalu hampir 3 tahun kemudian ketika Super Junior kembali menggelar konser mereka di Indonesia Yang bertajuk SS6, Ryeowook oppa menyanyikan lagu milik Afgan berjudul Bunga Terakhir, dan lucunya aku langsung heboh juga, dan sekarang ketika KRY mengadakan konser dan sekali lagi Ryeowook oppa menyanyikan lagu Bunga terakhir dan Separuh aku, kena juga. Gini ya mereka kan biasanya mereka nyanyiin lagu yang pernah booming gitu, untungnya nieh ya mereka nggak nyanyiin lagunya Ayu ting-ting yang sambalado. kan gg lucu kalau aku tiba” aku jadi suka sama Ayu Ting-Ting dan nyanyiin sambalado terus padahal baru aja kemarin aku maki-maki itu lagu. LOL. Aku pengen tahu kalian gini juga nggak sih. Comment ya.

Konser pun berlanjut dengan dinyanyikannya lagu-lagu milik Super Junior KRY yang bernuansa ballad. Jangan salah ya, walaupun konser ballad lucunya nggak ketinggalan ternyata karena Ryeowook oppa bahan sempat melakukan Dance ala spanish kemudian juga dia mengatakan bahwa jika ia ingin pergi ke Surabaya, Bali dan apabila ia menikah dengan ELF dia juga ingin pergi ke lombok dan makan nasi goreng * Gubrakkk*. Ini Kayaknya dia pengen ke Surabaya gegara aku mention mau tak ajarin caranya ngeledek ala surabaya setelah sempet heboh karena Leeteuk oppa bilang “Kasian deh Lu” di acara Fanmeet di Jakarta beberapa bulan lalu. #PDAkut dan #ABAIKAN. Kemudian Yesung oppa juga sempat membuat keusilan yang mana membuat sang translator pusing tujuh keliling dan malah ditertawakan olehnya. Aishh Oppa kau membuatnya dalam masalah tahu. *Ada-ada aja*

Lanjut ya, serius deh niat banget nie mau bikin investigasi, panjanggg. Mungkin aku kasih disclaimer dulu ya bahwa ini udah memasuki sesi galau menggalau ya Elf. Masih inget kan tadi di akhir konser suasananya menjadi begitu emosionil dimana Kyuhyun oppa bilang We disn’t expect that so many fans in here. I think you like another group and then elf replay ANIYO, and then Kyuhyun oppa said I’m afraid that you guys fall for another idol . But I realize that you don’t cheat. Kemudian dia mengatakan Jangan lukai aku. Aku sayang kamu dalam bahasa Indonesia. Serius, aku sampai nggak bisa bilang apapun dan pengen nangis gitu. Secara ya akhir-akhir ini aku lagi suka banget sama Chanyeol dan lagunya Exo Love Me Right tapi setelah oppa bilang Jangan lukai aku. Aku sayang kamu. Aku merasa aku sedang melakukan apa yang oppa katakan. Dan aku mau cerita ELF bahwa setelah itu aku langsung menyingkirkan segala tentang Exo sampai nggak bersisa lagi. Karena bukan hanya Kyuhyun oppa saja yang mengatakan hal itu tetapi juga Ryeowook oppa yang mengatakan “Please stay with us for a long time” juga disusul Yesung oppa yang mengatakan betapa bahagianya dia menutup rangkain konser mereka di Indonesia. So, Oppa mianhae jinjja. Naega Ajikdo Nan. Yakseok. Thanks for coming oppa. Welcome in Indonesia and See you again. Nan Johayo Oppa. Sarangahe Yongwonhie. *HUG*

“사랑해 당신을 정말로 사랑해슈퍼주니어”

Ps: untuk Fanacc aku lampirkan belakangan ya Elf keburu pengen nangis trs. Good Bye and See You on The Next post.

_Yyong_