Tahta… Tahta… Republik Demokrasi

Hello…Hello…Hola… Long time no see!!! Really i missing to write. I have a little bad condition because not internet acces here. So, i want to cry and the more bad condition than not internet acces is, there is no bread. You know i want to eat bread so much but nothing here. Geunde eotthokaji??? Jinjja roti bogoshipta. Jinjja Bogoshipta.

Okey! Okey! Stop it now! Galau memang kalau lagi masuk era renaissance kek gini tapi apapun kondisinya takkan bisa menghentikan otak untuk diam aja kan. So, aku mau ngomongin suatu hal yang lagi booming banget di Indonesia nih “pilkada serentak”. Pasti udah pada tahu donk, orang nie berita muncul di semua channel televisi di Indonesia. Bahkan saking seringnya muncul belum presenternya ngomong pun aku udah tahu duluan mereka mau ngomong apa. Jadi, intinya berita ini memang lagi hangat-hangatnya di perbincangkan oleh masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Nah, beberapa waktu lalu aku baru saja menyaksikan sebuah tayangan televisi yang sangat terkenal aku sebut aja “Mata Najwa”. Acara yang sempat beberapa kali melakukan road show ke kampus-kampus di tanah air ini mengangkat sebuah tema berjudul “Berebut Tahta Daerah”. Acara ini sendiri menghadirkan sekitar 5 pembicara yang semuanya turut berpartisipasi dalam pilkada serentak yang akan di laksanakan pada bulan desember nanti, entah mencalonkan diri sebagai walikota ataupun bupati. Entah dengan latar belakang yang baik atau juga buruk, semua unjuk kebolehan masing-masing dengan seluruh kepercayaan diri yang setinggi awan. Wow! Give applouse first untuk para calon pemimpinn kita.

Nah, di episode yang dibawakan oleh presenter cerdik Najwa Shihab ini dihadirkanlah 5 pembicara. Pembicara pertama adalah istri dari Tubagus chaeril wardhana. Di sesi pertama ini beliau ditanya seputar kasus Dinasti Ratu Atut juga kasus korupsi yang menjerat suaminya tahun 2014 silam. Selain itu beliau juga ditanya seputar pencalonannya sebagai calon walikota Tangerang selatan serta alasan merosotnya pencalonan dari Dinasti Ratu Atut sendiri yang hanya tersisa tiga buah saja.

Pembicara kedua adalah mantan walikota Semarang yang sempat terjerat kasus korupsi suap. Dan dari semua pembicara menurutku ini yang paling menarik. Mau tahu alasannya kenapa, ini dia. Jadi beliau ini ternyata akan mengikuti pilkada serentak yang akan diadakan di bulan Desember nanti sebagai calon walikota semarang. Nah, alasan beliau mencalonkan diri kembali adalah karena didorong oleh masyarakat Semarang. Padahal seperti semua orang tahu bahwa beliau ini adalah mantan narapidana. Tetapi walaupun begitu menurut pernyataan beliau masyarakat Semarang tetap meminta beliau untuk mencalonkan diri kembali. Kelucuan tak hanya berhenti sampai disini, saat ditanya seputar kasus yang sempat menjeratnya beberapa tahun lalu beliau menyangkal bahwa tidak melakukan tindak pidana korupsi melainkan terpaksa melakukannya karena adanya tekanan dari pihak tertentu. Ini masih pernyataan beliau tapi mau tidak mau berita acara di Mahkamah konstitusi menyatakan beliau terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Selain itu ketika ditanya tentang bagaimana masyarakat bisa yakin jika dalam kondisi yang sama nantinya beliau tidak akan melakukan suap lagi. Kemudian beliau menyatakan bahwa beliau sangat menyesal dan tidak akan mengulangi kembali kesalahan yang sama karena telah belajar dari kejadian yang sempat menimpanya tersebut. Tapi siapa yang tahu, perkataan nyatanya tak bisa menjadi jaminan bukan?

Pembicara ketiga dan keempat ini adalah sepasang calon gubernur. Lucunya pasangan gubernur ini memiliki hubungan suami istri. Kira-kira kenapa ya? Menurut pernyataan beliau sang istri bukanlah pilihan pertama melainkan sudah pilihan ke sekian karena tidak ada kecocokan dengan calon-calon sebelumnya karena beliau adalah calon independen. Selain itu dengan ikatan tersebut menurut sang suami akan lebih memudahkan ketika akan membahas tentang masalah pemerintahan karena tidak terbatas jam kerja. Hmmm semoga tidak ada maksud lain ya… kita tunggu saja, akan dipanggil KPK atau tidak nantinya.

Pembicara kelima adalah seorang presenter kondang Helmi Yahya. Udah pada tahu pasti. Nah, beberapa tahun silam Helmi Yahya sendiri pernah mengikuti pencalonan, hanya saja saat itu beliau mengalami kekalahan. Kemudian tak berapa lama kemudian beliau membuat sebuah pernyataan kapok dan nggak akan terjun ke dunia politik lagi. Tetapi yang mengejutkan di tahun 2015 ini namanya justru terdaftar sebagai calon bupati. Tentu hal ini mengundang banyak pertayaan dari netizen, ada apa gerangan dan inilah jawaban Helmi Yahya. Menurut pernyataannya beliau sempat mendapatkan nasehat dari beberapa orang salah satunya kakaknya sendiri Tantowi Yahya yang sudah lebih dulu terjun di dunia politik bahwasannya mengapa dengan bakat dan pengalaman yang luar biasa dalam leadership beliau malah tidak berbuat apa-apa. Padahal kondisi di tanah kelahirannya itu saat ini tertinggal dibanding daerah lain di Indonesia. Dan akhirnya dengan segala pertimbangan yang ada beliau memilih untuk mencalonkan kembali karena beliau ingin memberikan sesuatu untuk tempat kelahirannya dan membatalkan niat untuk tidak terjun ke dunia politik lagi. Wow, pilihan yang sangat bijak, selamat berjuang bapak. Jangan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan jika nantinya terpilih.

Kesimpulannya adalah apapun dan siapapun itu rakyat hanya butuh realisasi bukan janji-janji. Tetapi setidaknya seorang pemimpin haruslah memiliki latar belakang yang baik dan bukan mencalonkan sembarangan orang apalagi seorang mantan narapidana korupsi. Memang benar pernyataan bahwa orang salah tidak selamanya salah dan orang benar bisa saja salah. Hanya saja bukan mendiskriminasi tetapi akan lebih baik jika kedepannya kita mencalonkan orang dengan kualitas yang lebih baik. Toh negara kita kan memiliki kurang lebih 250 juta penduduk pasti disana banyak orang yang lebih baik tentunya yang bisa dicalonkan. Kita tidak sedang kekurangan SDM teman-teman. Jadi selektiflah. Ingat negara ada bukan untuk dimain-mainkan tetapi dijalankan dengan sebaik-baiknya. So…

#YourChoiceIsYourFuture

Becarefull!

shfly

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s