Missing The Window

Sebenarnya Nggak ada yang spesial dengan jendela. Tapi jika ditelisik lagi jendela adalah suatu hal yang mungkin tidak terlau penting tetapi merupakan sesuatu yang cukup dibutuhkan. Okey, ini memang topik yang bener-bener nggak penting tapi kenapa aku bahas, ya karena tiba-tiba kepikiran aja gitu.

‘jendela’ nggak ada yang istimewa dengan jendela tapi beberapa hari terakhir aku baru sadar betapa istimewanya sebuah jendela. Mungkin benar kata pepatah bahwa kita akan menyadari sesuatu yang penting disaat kita tak melihatnya lagi, dan mungkin juga ini yang aku alami sekarang. Dulu saat masih dirumah segalanya bisa terlihat dengan jelas ketika kita membuka mata di pagi hari, mentari yang bersinar di ufuk timur, langit yang membiru ,tetesan embun di atas jejeran bunga di pekarangan rumah atau bahkan gunung yang menjulang tinggi dengan seberkas kabut yang menyelimuti. Hal tersebut mungkin sesuatu yang biasa dulu, tapi sekarang itu menjadi salah satu hal yang paling aku rindukan dari rumah.

Ya, menjadi bagian dari kehidupan kota besar mau tak mau kita harus merelakan ‘kenyamanan’. Bising kendaraan, polusi, lingkungan yang bebas, dan kemacetan memang menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi, kemanapun mata memandang hanya deretan gedung pencakar langit yang terpampang nyata dengan angkuhnya. Membosankan! Tapi cukup untuk sekedar membuatku bertahan.

Dan itu berarti aku harus meninggalkan rumah yang menjadi tempat terindah sepanjang hidup. Sebagai bagian dari dunia ‘petualang’ segalanya menjadi sangat berharga karena sebuah kesederhanaan. Karena apa, dari kesederhanaan itulah kita akan menyadari sesuatu yang mungkin terlewatkan oleh kita dulu. Apa gunanya ketika kita mendapatkan sebuah kenyamanan yang justru membuat kita tak bisa berfikir.

Menjadi bagian dari dunia ‘petualang’, ada begitu banyak hal yang mesti kita rubah termasuk mainsed kita, salah satunya adalah membuat segalanya menjadi nyaman walaupun itu sebaliknya. Seperti yang aku alami, dulu saat membuka jendela dirumah segala yang indah akan terlihat tapi sekarang dengan flat tanpa jendela kemanapun mata berputar tak ada yang terlihat selain tembok dengan goresan cat pink yang menyakitkan mata. Jangankan sebuah pemandangan indah, matahari yang terlihat di pagi hari tak lebih dari sekedar cahaya berwarna putih yang melekat dengan angkuh di atas langit-langit flat yang mungkin tak hanya membuat kamu bosan saat melihatnya, tapi juga suntuk. Jujur saja sebenarnya flat yang aku tempati juga memiliki jendela, hanya saja fungsinya tak lebih dari sekedar kamuflase keindahan. Hampir tak berguna, tapi setidaknya masih terlihat ada. So, Just enjoy your life. It’s Nice!

#BeraniBiasaItuLuarBiasa

shfly

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s