Me & My Chandelier Life’s

Dulu saat masih Senior High School banyak diantara teman-teman yang istilahnya curhat ke aku tentang yang disebut dengan heart attack. Tidak hanya itu bahkan di pemberitaan nasional hingga internasional banyak yang mengangkat topik ini karena sesuatu yang disebut heart attack itu memang membawa dampak masalah yang luar biasa, mulai dari pemfitnahaan bahkan hingga ke jenjang yang sangat serius seperti pembunuhan. Saat itu hanya satu hal yang terpikir olehku ‘tidakkah itu terdengar benar-benar bodoh’. Mengapa makhluk yang disebut manusia itu bisa melakukan hal-hal yang begitu bodoh sekaligus menggelikan itu, sebenarnya apa yang ada di dalam pikiran mereka?. Tapi itu adalah pikiran 18 tahun lalu dan sekarang semua benar-benar berbeda.

Menjalani hidup selama 18 tahun tanpa hal yang disebut heart attack benar-benar membuatku berada di zona nyaman yang membawaku terlena dan tak menyadari satu hal yang selalu menjadi biang masalah dalam kehidupan antar manusia itu. Aku bahkan tak mengerti ketika aku mengalaminya untuk yang pertama kali, karena pada dasarnya aku adalah jenis manusia yang tidak mau membuang-buang waktuku yang begitu berharga untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting. Tapi sekali lagi itu adalah dulu, aku tak tahu bahwa itu membawa dampak yang begitu luar biasa. Jika boleh aku menggambarkannya rasanya seperti ada sesuatu yang menggores hatimu tapi rasa sakit itu bahkan jauh lebih menyebalkan dari pada luka secara fisik. Sekarang aku baru benar-benar mengerti bahwa kata-kata bisa menggores luka yang jauh lebih tajam dari pada pisau.

Jujur sebenarnya aku berniat tak peduli tapi anehnya tanpa bisa ku kendalikan justru aku tak bisa melupakannya barang sedikitpun. Semakin aku ingin melupakannya maka semua akan terasa semakin nyata. Jika saja hal itu dilakukan oleh orang yang disebut ‘Namjachingu’ itu mungkin tak akan menjadi masalah besar dan rumit, tapi sayangnya hal itu dilakukan oleh orang yang disebut dengan teman yang memiliki hubungan yang begitu baik. Lebih dari itu bahkan akar masalahnya adalah hal yang bener-benar sepele atau kebanyakan manusia meyebutnya kesalahpahaman. Yah hanya karena kesalahan menyusun kata tapi semuanya menjadi benar-benar rumit. Okey itu memang terdengar bodoh, namun apapun itu hal itu benar-benar terjadi. Tapi apapun itu satu hal yang pasti sebaik-baiknya hubungan itu nantinya tetap saja semua tak akan pernah menjadi sama lagi. Yah seperti itulah sakit hati ‘Bodoh tapi nyata’. (shfly)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s